TRIBUNWOW.COM - PSMS Medan resmi mengumumkan Rachmad Hidayat sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Championship musim 2026/2027.
Kepastian bergabungnya Rachmad Hidayat diumumkan melalui akun media sosial resmi @official_psmsmedan, Rabu (1/7/2026).
Kembalinya Rachmad Hidayat termasuk langkah manajemen PSMS Medan dalam memperkuat skuad demi mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dalam video perkenalan yang diunggah di Instagram @official_psmsmedan, Rachmad menyampaikan pesan singkat yang langsung mendapat perhatian suporter.
"Saya kembali, untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita yang tertunda," tulisnya.
Baca juga: Paris van Sumatera Mendunia: Jurnalis Italia Bocorkan Transfer PSMS Medan, Impor dari Thai League
Bagi pendukung PSMS Medan, nama Rachmad Hidayat tentu bukan sosok asing.
Pemain berusia 35 tahun itu merupakan putra daerah yang pernah beberapa kali memperkuat Ayam Kinantan.
Setelah sempat berkarier di berbagai klub Indonesia, Rachmad kini kembali pulang ke kampung halamannya untuk mengenakan seragam hijau kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.
Pada musim 2025/2026, Rachmad sempat membela Sumsel United.
Bersama klub tersebut, ia termasuk pemain berpengalaman yang mengisi lini tengah.
Meski hanya semusim berseragam Sumsel United, pengalamannya di kompetisi nasional tetap menjadi modal berharga sebelum kembali memperkuat PSMS Medan.
Baca juga: Paris van Sumatera Mendunia: Jurnalis Italia Bocorkan Transfer PSMS Medan, Impor dari Thai League
Rachmad memulai karier sepak bolanya dari Medan United sebelum menembus tim senior PSMS Medan.
Sepanjang karier profesionalnya, ia juga pernah memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia, seperti Pro Duta, Pelita Bandung Raya, Persib Bandung, Sriwijaya FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, PSIS Semarang, hingga PSS Sleman, dilansir oleh Tranfermarkt.
Pengalaman bermain di berbagai level kompetisi membuat Rachmad dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki visi bermain, kemampuan mengatur tempo permainan, serta umpan-umpan akurat.
Kembalinya Rachmad diharapkan mampu memberikan keseimbangan di lini tengah PSMS Medan.
Kehadiran pemain senior tersebut juga dinilai penting untuk membimbing para pemain muda yang menghuni skuad Ayam Kinantan musim ini.
Dengan pengalaman panjang dan kedekatannya dengan kultur sepak bola Medan, Rachmad diharapkan dapat menjadi satu di antara pemain kunci PSMS Medan.
Kehadirannya sekaligus menambah optimisme suporter bahwa Ayam Kinantan memiliki kekuatan yang lebih kompetitif untuk bersaing di Liga 2 musim 2026/2027 dan mewujudkan ambisi kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Bhayangkara: 12 pertandingan, 1 gol, 1 asis, 3 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 364 menit bermain.
PSS Sleman: 8 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 0 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 272 menit bermain.
Persija Jakarta : 11 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 2 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 604 menit bermain.
Sriwijaya FC: 13 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 3 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 498 menit bermain.
PSMS Medan: 61 pertandingan, 21 gol, 10 asis, 22 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 4.636 menit bermain.
Persib: 1 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 0 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 49 menit bermain.
Pro Duta: 0 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 0 kartu kuning, 0 kartu kuning kedua, 0 kartu merah, dan 0 menit bermain.
(Tribunwow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Najwa Aurora Setya Jaya)