TRIBUNNEWSMAKER.COM - Misteri hilangnya dua arca bersejarah dari kawasan Kebun Binatang Bandung mulai menemui titik terang setelah identitas kedua benda cagar budaya tersebut terungkap.
Kedua arca diketahui merupakan peninggalan yang berkaitan dengan masa Kerajaan Pajajaran dan memiliki nilai sejarah serta budaya yang tinggi.
Hilangnya arca tersebut memicu perhatian publik karena keberadaannya selama ini menjadi bagian dari koleksi bersejarah di kawasan Kebun Binatang Bandung.
Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap sistem pengamanan benda-benda bersejarah yang tersimpan di ruang publik.
Informasi mengenai identitas arca membuka fakta baru mengenai asal-usul, fungsi, serta nilai penting kedua peninggalan tersebut dalam sejarah Sunda.
Pihak terkait kini tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap kapan tepatnya arca itu hilang dan bagaimana benda bersejarah tersebut bisa raib dari lokasi penyimpanan.
Selain proses pencarian, investigasi juga diarahkan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Hilangnya dua arca ini menjadi perhatian para pegiat sejarah dan pelestari cagar budaya yang mendesak agar pengamanan koleksi bersejarah diperketat.
Mereka menilai setiap peninggalan dari masa Kerajaan Pajajaran merupakan aset budaya yang tidak tergantikan dan memiliki arti penting bagi sejarah Indonesia.
Lantas, apa identitas dua arca yang dilaporkan hilang dari Kebun Binatang Bandung dan bagaimana kronologi terungkapnya kasus tersebut?
Baca juga: Babak Baru Bandung Zoo, Faunaland Menang Tender: Siap Setor Rp4,3 M per Tahun & Bagi Hasil 11 Persen
Seprti diketahui, dua arca bersejarah abad ke-11 peninggalan Kerajaan Pajajaran dipastikan telah raib dari kawasan Bandung Zoo (Kebun Binatang Bandung).
Keberadaan benda cagar budaya yang bernilai historis tinggi tersebut baru disadari hilang dari tempat penyimpanan khusus sejak tiga minggu lalu, memicu tanda tanya besar terkait status keamanannya.
Dua arca bersejarah dari abad ke-11 peninggalan Kerajaan Pajajaran itu sebelumnya ada di kawasan Bandung Zoo. TujuanWisata
"Iya. Arca itu sudah tidak di Kebun Binatang Bandung," ujar karyawan Bandung Zoo, kepada Tribunjabar.id, Kamis (2/7/2026).
Saat ditanya apakah arca tersebut hilang, ia enggan memberikan kepastian.
Menurutnya, yang bisa dipastikan hanyalah kedua arca tersebut sudah tidak lagi berada di Kebun Binatang Bandung.
Ia mengungkapkan, keberadaan arca itu baru disadari sudah tidak ada sekitar tiga minggu lalu.
Sebelumnya, kedua arca tersebut memang masih tersimpan di lingkungan Bandung Zoo. TujuanWisata
"Jadi memang ada arca yang disimpan di kantor. Penyimpanannya juga baik, dirawat secara khusus. Namun sekitar tiga mingguan tidak ada. Kurang tahu juga arcanya dialihkan atau seperti apa. Dulu memang ditemukan arca di sini, jadi disimpan baik di Bandung Zoo," jelasnya.
Diketahui, dua arca yang selama ini berada di Bandung Zoo merupakan benda cagar budaya yang memiliki identitas.
Arca perempuan setinggi sekitar 75 sentimeter dikenal sebagai Dewi Durga atau dikenal dengan Arca Durga Mahisasuramardini.
Arca tersebut memiliki enam tangan dan digambarkan berdiri di atas seekor kerbau, dengan tangan kiri paling depan memegang ekor kerbau.
Sementara arca laki-laki setinggi sekitar 57 sentimeter dikenal dengan nama Agastya.
Arca ini digambarkan sebagai sosok laki-laki paruh baya dengan mahkota yang serupa dengan arca Dewi Durga.
Identitas Arca 1 (Dewi Durga):
- Arca perempuan dengan tinggi sekitar 75 sentimeter.
- Memiliki karakteristik unik berupa enam tangan.
- Digambarkan berdiri di atas seekor kerbau, dengan tangan kiri paling depan memegang ekor kerbau.
Identitas Arca 2 (Agastya):
- Arca laki-laki dengan tinggi sekitar 57 sentimeter.
Digambarkan sebagai sosok pria paruh baya mengenakan mahkota yang serupa dengan arca Dewi Durga.
(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)(TribunJabar)