TRIBUNPALU.COM, BUOL - Ibu hamil di Buol diangkut tanpa ambulans untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah bergerak cepat mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi hebat di Kabupaten Buol, Jumat (3/7/2026).
Ibu hamil tersebut dievakuasi menuju Puskesmas Desa Unone agar segera mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa itu bermula saat personel Brimob tengah melaksanakan tugas operasional di wilayah Kabupaten Buol.
Di tengah pelaksanaan tugas, petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi dan membutuhkan bantuan evakuasi darurat di Posyandu setempat.
Baca juga: Tak Ada Ambulans, Personel Brimob Evakuasi Ibu Hamil Gunakan Truk Dinas di Buol
Mendapat informasi tersebut, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Namun, karena tidak tersedia ambulans atau kendaraan darurat di lokasi, personel Brimob mengambil langkah cepat dengan memanfaatkan truk dinas sebagai sarana evakuasi.
Petugas membopong ibu hamil tersebut menuju kendaraan, kemudian mengantarnya ke Puskesmas Desa Unone dengan pengawalan personel Brimob.
Setibanya di puskesmas, ibu hamil itu langsung diserahkan kepada dokter dan bidan yang bertugas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Komandan Kompi (Danki) 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, AKP Suharyono, membenarkan aksi cepat anggotanya dalam membantu proses evakuasi tersebut.
Baca juga: Kerugian Penipuan Online di Sulteng Tembus Rp67 Miliar, Banggai Laut Tertinggi
Menurutnya, penggunaan kendaraan dinas sebagai sarana evakuasi merupakan bentuk diskresi kepolisian yang dilakukan demi menyelamatkan nyawa masyarakat dalam kondisi darurat.
"Langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan prima sekaligus komitmen Brimob untuk selalu hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera," ujarnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi hingga penyerahan pasien kepada tenaga medis berlangsung aman dan lancar.
Aksi cepat personel Brimob tersebut juga mendapat apresiasi dari keluarga pasien maupun warga yang berada di sekitar lokasi. (*)