Toko Kelontong di Boyolali Ludes Terbakar, Ruang Berisi 100 Tabung Gas Diduga Jadi Titik Awal Api
Vincentius Jyestha Candraditya July 03, 2026 04:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM,  BOYOLALI - Penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah toko kelontong di Dukuh Tegalsari, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, Jawa Tengah, hingga kini masih dalam penyelidikan. 

Dugaan sementara, api pertama kali muncul dari ruang tengah bangunan yang berisi dua unit kulkas dan sekitar 100 tabung gas elpiji.

KEBAKARAN - Sebuah toko kelontong di Dukuh Tegalsari, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, ludes terbakar, Kamis (2/7/2026) tengah malam. Kebakaran menghanguskan bangunan beserta isinya dan menyebabkan kerugian mencapai Rp 200 juta
KEBAKARAN - Sebuah toko kelontong di Dukuh Tegalsari, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, ludes terbakar, Kamis (2/7/2026) tengah malam. Kebakaran menghanguskan bangunan beserta isinya dan menyebabkan kerugian mencapai Rp 200 juta (TribunSolo.com/Istimewa)

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 23.57 WIB.

Api dengan cepat membesar hingga melalap bangunan toko beserta seluruh isinya.

Tak lama setelah kejadian, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali menerima laporan dari Langgeng Sugito pada pukul 00.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Pemadaman Berlangsung 2 Jam

Kabid Damkar Boyolali, Supriyono, mengatakan proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.

"Proses pemadaman berlangsung selama 2 jam," kata Supriyono, Jumat (3/7/2026).

Menurut Supriyono, penyebab pasti kebakaran masih didalami. Saat api mulai berkobar, pemilik toko yang tinggal tidak jauh dari lokasi belum mengetahui kejadian tersebut. Ia baru datang ke lokasi setelah diberi tahu oleh ketua RT.

Sesampainya di toko, kobaran api sudah membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Mojosongo, Percikan Api dari Korsleting Motor Sambar Jeriken Pertalite

"Sumber api dari ruang tengah yang berisi 2 kulkas dan ada 100 tabung gas," jelasnya.

Mengetahui kebakaran itu, warga sekitar berupaya membantu dengan mengevakuasi puluhan tabung gas dari dalam toko.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin membesar sekaligus menghindari potensi ledakan yang dapat membahayakan permukiman di sekitar lokasi.

Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ratusan Juta

Meski bangunan dan barang dagangan ludes terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Kebakaran di SMPN 2 Karangpandan Karanganyar: Ratusan Blangko dan Pencetak Ijazah Kelas 9 Hangus

Berdasarkan keterangan pemilik, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

"Menurut pemilik toko kelontong Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta," pungkasnya.


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.