TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satu per satu hewan penular rabies (HPR) di Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana diberikan vaksinasi rabies, Jumat 3 Juli 2026.
Aksi ini adalah tindak lanjut vaksinasi pasca adanya empat orang warga yang sempat diserang anjing rabies.
Disisi lain, juga upaya mempercepat vaksinasi rabies terhadap HPR di Gumi Makepung.
Sebab, hingga kini tercatat sudah ada 39 kasus dan 15 kasus diantaranya di Kecamatan Negara.
Baca juga: Kalung Emas 70 Gram Nyoman Cita Senilai Ratusan Juta Masih Hilang, Jenazah Masih di RSUD Klungkung
Menurut data yang berhasil diperoleh, sebaran 15 kasus yang ditemukan di Kecamatan Negara tercatat ada di tujuh desa/kelurahan.
Rinciannya, Desa Banyubiru ada 5 kasus, di Desa Baluk 3 kasus, Desa Berangbang 3 kasus, Kelurahan Loloan Barat 1 kasus , Kelurahan Banjar Tengah 1 kasus, Desa Tegal Badeng Timur 1 kasus dan Kelurahan Lelateng 1 kasus.
Di Kecamatan Negara sendiri juga tercatat estimasi populasi HPR sebanyak 8.188 ekor.
"Wilayahnya (cakupan vaksinasi) kita perluas lagi. Jika kemarin hanya radius 3 kilometer sekarang seluruh wilayah," jelas Koordinator Medik Veteriner Kecamatan Negara, drh Ni Nyoman Citra Susilawati saat dikonfirmasi, Jumat 3 Juli 2026.
Baca juga: Diduga Karena Bara Dupa, Batang Beringin Lapuk di Pura Dalem Negari Sading Badung Bali Terbakar
Menurutnya, perluasan wilayah cakupan vaksinasi ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran atau timbulnya kasus serupa di wilayah tersebut khususnya Banjar Tangi.
Jika sebelumnya hanya menyasar sekitar 50 ekor HPR, perluasan kembali menyasar 62 ekor HPR yakni 24 ekor anjing dan 38 ekor kucing.
Seluruh masyarakat yang ditemui juga telah diberikan edukasi untuk melakukan vaksinasi serta melaporkan ke petugas jika misalnya menemukan HPR baik itu kucing maupun anjing yang menunjukkan gejala rabies.
"Kami harap perluasan ini nantinya mampu membentuk kekebalan kelompok terhadap rabies,”
“Disisi lain kami juga edukasi ke masyarakat agar tetap waspada dan memelihara HPR dengan baik untuk mencegah timbulnya kasus serupa," tandasnya.
Baca juga: Klungkung Usulkan Puskesmas Baru di Nusa Penida Bali, Hingga Penguatan Layanan Kanker dan Jantung
Terpisah, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta menyebutkan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi massal.
Rencananya, vaksinasi massal bakal dilakukan di sejumlah desa yang masuk zona merah atau pernah ditemukan kasus positif rabies.
"Rencana kita mulai Senin depan (6 Juli 2026) lakukan vaksinasi massal. Kami harap partisipasi masyarakat untuk aktif membawa HPR untuk diberikan layanan," pesannya. (*)