Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan Zaskia Oktavia, siswi SMP Negeri 2 Seluma, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Berkat kerja keras dan latihan yang disiplin, Zaskia berhasil meraih Juara 1 cabang olahraga panjat tebing pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Bengkulu dan berhak mewakili Provinsi Bengkulu di ajang O2SN tingkat nasional.
Di balik prestasi tersebut, tersimpan perjuangan panjang seorang anak petani yang tidak pernah menyerah mengejar impiannya.
Zaskia Oktavia merupakan siswi yang baru naik kelas IX SMP Negeri 2 Seluma.
Zaskia adalah putri pasangan Zarnobi dan Osmi Hayati yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Zaskia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan tinggal bersama keluarganya di Kelurahan Selebar, Kecamatan Seluma Timur.
Kecintaannya terhadap olahraga panjat tebing berawal sejak SMP Negeri 2 Seluma membuka kegiatan ekstrakurikuler panjat tebing.
Dari situlah ia mulai mengenal olahraga yang menuntut kekuatan fisik, keseimbangan, teknik, dan mental tersebut.
Untuk menghadapi O2SN tingkat Provinsi Bengkulu yang digelar pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026, Zaskia menjalani latihan intensif selama kurang lebih tiga bulan.
Selama masa persiapan, ia dibimbing oleh pelatih dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Seluma dengan lokasi latihan di arena panjat tebing SMA Negeri 1 Seluma, Kelurahan Lubuk Kebur.
Latihan rutin yang dijalani akhirnya membuahkan hasil.
Baca juga: Dua Pelajar Asal Seluma Lolos O2SN Tingkat Nasional
Zaskia berhasil menjadi yang terbaik di tingkat provinsi dan memastikan satu tiket menuju O2SN tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari latihan keras yang diberikan para pelatih FPTI serta dukungan penuh dari pihak sekolah.
"Alhamdulillah bisa menjadi juara. Semua ini berkat latihan bersama pelatih FPTI dan dukungan dari sekolah yang selalu memberikan semangat," katanya.
Kini, Zaskia mulai mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Ia mengaku akan meningkatkan intensitas latihan, terutama untuk memperkuat kondisi fisik karena olahraga panjat tebing membutuhkan stamina, tenaga, dan konsentrasi yang prima.
"Untuk persiapan nasional saya akan berlatih lebih keras lagi, terutama fisik. Karena panjat tebing membutuhkan tenaga dan kondisi tubuh yang kuat," ujarnya.
Selain pelatih dan sekolah, Dikbud Seluma, dukungan orang tua menjadi penyemangat terbesar bagi Zaskia selama menjalani latihan hingga berhasil meraih prestasi.
Baginya, doa dan dukungan keluarga menjadi motivasi untuk terus memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Seluma serta Provinsi Bengkulu di tingkat nasional.
"Saya akan berlatih keras untuk menyiapkan tampil di O2SN Nasional. Dukungan orang tua dan sekolah menjadi motivasi besar saya," ucap Zaskia.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Seluma, Lelaini, mengaku bangga atas prestasi yang diraih salah satu siswinya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Zaskia merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan kolaborasi antara sekolah, pelatih, serta keluarga.
"Kami sangat mengapresiasi prestasi Zaskia. Ia telah mengharumkan nama SMP Negeri 2 Seluma dan Kabupaten Seluma. Keluarga besar SMPN 2 akan terus memberikan dukungan agar Zaskia dapat tampil maksimal di O2SN tingkat nasional," ujar Lelaini.
Selama masa persiapan menuju tingkat nasional, pihak sekolah terus berkoordinasi dengan FPTI Kabupaten Seluma untuk menyusun program latihan yang lebih intensif.
Sekolah juga menjalin komunikasi dengan pihak SMA Negeri 1 Seluma agar arena panjat tebing yang ada dapat terus dimanfaatkan sebagai tempat latihan Zaskia.
"Kami ingin Zaskia fokus menjalani latihan. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan FPTI dan pihak SMA Negeri 1 Seluma agar fasilitas latihan dapat digunakan secara optimal," katanya.
Lelaini berharap keberhasilan Zaskia menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik.
"Semoga prestasi Zaskia menjadi motivasi bagi siswa lain bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah, siapa pun bisa meraih prestasi hingga tingkat nasional," pungkasnya.