TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabar baik bagi masyarakat, termasuk yang berdomisili di wilayah Bogor.
Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 untuk tahun 2026 kini resmi bergulir.
Pada pencairan triwulan ketiga ini, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima nominal dana yang bervariasi.
Perbedaan jumlah ini bergantung pada kategori komponen yang ada di dalam keluarga tersebut.
Bahkan, ada komponen tertentu yang bisa membawa pulang bantuan tunai hingga Rp2,7 juta untuk satu tahap pencairan.
Pemerintah membagikan bantuan Tahap 3 ini untuk mencakup kebutuhan tiga bulan sekaligus.
Jadwal distribusinya bergerak sepanjang bulan Juli, Agustus, hingga September 2026.
Namun, tanggal pasti pencairan di setiap daerah bisa berbeda-beda.
Hal ini karena proses penyaluran di lapangan harus mengikuti metode yang digunakan oleh masing-masing KPM.
Bagi Anda yang ingin memastikan kelayakan, Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan pengecekan secara online.
Melalui sistem ini, masyarakat bisa memantau status kepesertaan mereka per Juli 2026.
Tidak hanya itu, warga juga dapat melihat kategori desil kesejahteraan terbaru mereka.
Baca juga: Kabupaten Bogor Jadi Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos, Desa Bojonggede Jadi Pilot Project
Pengecekan ulang ini terbilang penting. Sebab, pemerintah kini mengacu pada data termutakhir dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Karena ada pembaruan data tersebut, status penerima manfaat bisa saja berubah dibanding periode sebelumnya.
Saat mengakses laman resmi Cek Bansos, ada beberapa informasi penting yang akan muncul.
Anda bisa melihat kelayakan nama, jenis program bantuan yang didapat, hingga posisi desil keluarga Anda.
Kelompok masyarakat yang berada di Desil 1, 2, 3, dan 4 menjadi prioritas utama untuk menerima PKH maupun Program Sembako atau Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
Angka desil ini tidak permanen, melainkan bersifat dinamis mengikuti perkembangan kondisi ekonomi warga.
Cara Cek Penerima Bansos via Website
Masyarakat dapat mengakses data ini secara mandiri melalui situs resmi Kemensos.
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:
Baca juga: Kenapa Tidak Dapat Bansos Lagi? Simak Penyebab dan Cara Cek Status Penerima di Link Resmi Kemensos
Membaca Status dan Kategori Desil Terkini
Begitu sistem berhasil mencocokan data, halaman web akan menampilkan ringkasan informasi yang lengkap.
Anda akan melihat nama penerima, status desil kesejahteraan, serta keaktifan kepesertaan bansos.
Selain itu, tertera juga jenis program bantuan yang Anda terima, mulai dari PKH, Program Sembako, hingga PBI JKN jika terdaftar, lengkap dengan keterangan periode salurnya.
Perhatikan angka pada kolom desil kesejahteraan Anda. Jika kolom tersebut memuat angka 1, 2, 3, atau 4, berarti Anda berada di kelompok prioritas penerima manfaat.
Selanjutnya, cek ke kolom status program bansos masing-masing. Tanda bahwa bantuan Anda sudah siap disalurkan adalah adanya tulisan "YA" pada kolom program tersebut.
Kemensos juga menyediakan alternatif pengecekan yang lebih praktis lewat HP.
Bagaimana jika status bansos atau angka desil yang muncul dirasa tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan?
Pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk memutakhirkan data tersebut.
Anda bisa mengajukan perbaikan data melalui aparat pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Pilihan lain adalah mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial terdekat atau memanfaatkan fitur sanggahan di dalam aplikasi Cek Bansos.
Data usulan baru tersebut nantinya akan diverifikasi ulang dan dihitung kembali oleh pemerintah secara berkala.