Identitas Korban Tabrakan Mobil Truk Tronton di Kota Bitung Sulut, Satu Orang Dirujuk
Glendi Manengal July 03, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Inilah identitas korban dan sopir, dalam peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Kota Bitung, Provinsi Sulut Selasa (30/6/2026).

Laki-laki Muhamad Agus Udaili selaku sopir Mitsubishi Fuso truk tronton warna orange angkut peti kemas Spil warna hijau dengan nomor polisi DB 8263 QC.

Mobil tersebut bergerak dari arah Girian ke Bitung, pertama menabrak mobil dinas Asissten 2 Pemkot Bitung Jhon Maichel Sondakh Toyota Inova warna hitam plat merah DB 11 C.

Kemudian mobil Toyota Expander warna putih Ultimate nomor polisi DB 1501 VB dan mobil truk trailer Isuzu Giga warna putih.

Ketiga mobil ini alami ringsek parah disamping kanan, mobil Expander paling parang kaca belakang pecah.

Mobil truk tronton tersebut juga menabrak pangkalan ojek, sebuah motor Yamaha NMax yang sedang melintas di TKP dan motor Yamaha NMax yang sedang parkir di pangkalan serta menghancurkan Pangkalan Ojek di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir hampir yang posisinya hampir di depan Gereja GMIM Tasik Wangurer.

Korban dari peristiwa tersebut ada empat orang, dua perempuan dewasa, satu laki-laki dewasa dan satu orang anak.

Keempat korban dilarikan ke rumah sakit manembo-nembo (RSMN) beberapa saat setelah kejadian.

Pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 11.15 Wita satu pasien perempuan dewasa  bernama Erna Lahamutu di rujuk ke rumah sakit lainnya.

Sedangkan korban lainya seorang perempuan dewasa, satu laki-laki dewasa dan satu anak pada Rabu (1/7) sudah bisa rawat jalan karna setelah di observasi petugas medis RSMN Bitung tidak ada keluhan tambahan.

Dalam peristiwa itu Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, tepatnya di dekat Gereja Tasik, Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Satlantas Polres Bitung segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, mengevakuasi para korban, mengatur arus lalu lintas, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika sebuah Mitsubishi Truck Tronton bernomor polisi DB 8263 QC yang dikemudikan Muhamad Agus Udaili   melaju dari arah Girian menuju pusat Kota Bitung. 

Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak sepeda motor Yamaha NMAX DB 5298 VM yang dikendarai Novita Panto l bersama dua penumpangnya laki-laki yang masih anak-anak inisial AA dan perempuan dewasa Erna Lahamutu.

Akibat benturan tersebut, truk kemudian kembali menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berada di lokasi, yakni satu unit Toyota Kijang Innova milik Pemerintah Kota Bitung, satu unit Mitsubishi Xpander, satu unit Isuzu Trailer Head, serta satu unit sepeda motor Yamaha NMAX tanpa pelat nomor yang sedang terparkir di pangkalan ojek.

"Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka berat. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta," kata Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Nattip Anggai.

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini menambahkan, bahwa penanganan kecelakaan dilakukan secara cepat, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Begitu menerima laporan, personel Satlantas Polres Bitung langsung bergerak ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban, mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, serta melakukan olah TKP secara menyeluruh. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas," kata AKP Dwi Dea Anggraini.

Ia menambahkan, hingga saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan berdasarkan keterangan para saksi, hasil olah TKP, serta pemeriksaan kendaraan yang terlibat.

"Kami mengedepankan proses penyelidikan yang objektif, profesional, dan akuntabel agar seluruh fakta dapat terungkap secara jelas. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, dalam keadaan baik sebelum digunakan serta senantiasa berkendara dengan penuh konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama," kata dia.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Satlantas Polres Bitung telah melaksanakan serangkaian tindakan kepolisian, meliputi menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, membuat sketsa lokasi kejadian, menerbitkan laporan polisi, serta menginput data kecelakaan ke dalam sistem DORS.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung. Polres Bitung mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Ade Saerang Targetkan Terbentuk Satu Fraksi Hanura di DPRD Sulut dan Kabupaten/Kota

(TribunManado.co.id/Crz)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.