Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari Buntut Pasang Baliho Ucapan Selamat Ulang Tahun Jokowi
rika irawati July 03, 2026 08:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang melaporkan Wali Kota Solo Respati Ardi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta, Jumat (3/7/2026).

Pelaporan ini terkait ucapan selamat ulang tahun atas nama Pemkot Solo kepada mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kasus ini, Respati dinilai telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai wali kota.

Sekretaris Operasional LBH Mega Bintang, Muhammad Arnas menjelaskan, terdapat dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pemasangan baliho tersebut.

"Kami sudah menyampaikan ke kejaksaan adanya dugaan korupsi yang dilakukan Wali Kota terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun mantan Presiden Jokowi," ungkapnya.

Baca juga: Mobil Elf Terbakar di Tol Solo, Pemadaman Gagal Bikin Penumpang Panik

Ia menduga, terdapat kesalahan dalam pemasangan baliho tersebut.

Meski disebut menggunakan uang pribadi namun karena mengatasnamakan Pemerintah Kota Surakarta dugaan tersebut dinilai layak ditelusuri.

"Kemarin sudah jelas bahwa Pak Wali Kota menyatakan siap salah."

"Kominfo menyatakan menggunakan uang pribadi."

"Di situ tertulis menggunakan nama Pemerintah Kota Surakarta," jelas Arnas.

Ia bertindak sebagai kuasa hukum dua pelapor, yakni Tri Sapto dan Budi Kuswanto.

Ia berharap, laporan yang dilayangkan dapat ditindaklanjuti pihak berwenang.

Informasi yang didapat, ucapan selamat ulang tahun untuk Jokowi dari Pemkot Solo itu dipasang di tujuh titik selama beberapa hari.

"Dana pribadi biaya pemasangan atau biaya pasang titik?"

"Apabila ada kesalahan dan dianggap tindak pidana korupsi, dilanjutkan," terang Arnas.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Surakarta, Widhiarso Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Selanjutnya, laporan akan disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

"Laporan dari LBH Mega Bintang sudah kami terima dengan baik."

"Laporan segera kami laporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti."

"Langkah-langkah kita ya mencari informasi, keterangan, dan sebagainya."

"Kami coba ke pimpinan," jelasnya.

Baca juga: Ada Puskesmas Tak Punya Dokter, Pemprov Jateng: Mereka Pilih Kerja di Banyumas, Solo, dan Semarang

"Jenis laporan dugaan penyalahgunaan wewenang mengenai pemasangan baliho yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Surakarta. Hasilnya menunggu."

"Tadi menyampaikan informasi menurut yang bersangkutan, dilampiri foto-foto juga. Apakah ada penyalahgunaan atau apa diserahkan
ke kami," ungkapnya.

Pakai Uang Pribadi

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi merespons laporan dari LBH Mega Bintang.

Dia mengaku menghormati upaya hukum yang dilakukan LBH Mega Bintang tersebut.

"Tentunya kami menghormati prosesnya."

"Kami akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Kita hormati prosesnya."

"Terima kasih sekali," jelasnya saat ditemui di kantornya, Jumat.

Ia pun mempersilakan pemeriksaan terhadap materi reklame hingga sumber dana yang digunakan apabila diperlukan.

"Bisa dicek materi-materinya. Silakan. Nanti kita hormati prosesnya," terangnya.

Sebelumnya, pada Jumat (26/6/2026) lalu, ia mengakui sengaja mengeluarkan uang dari kantong pribadi untuk memasang reklame tersebut.

Pihaknya hanya menyewa selama lima hari untuk pemasangan di titik baliho milik pemerintah.

"Saya sewa. Memang saya sewa pada waktu beliau ulang tahun. Iya, saya sewanya kan (lima hari)," ungkapnya.

Baca juga: Tergeletak di Jalan Solo-Tawangmangu di Ngemplak Karangpandan, 3 Pemuda Jadi Korban Pembacokan OTK

Ia dikritik karena baliho ucapan ulang tahun tersebut hanya dipasang saat Jokowi berulang tahun.

Sementara itu, tokoh lain yang tidak kalah penting tidak dibuatkan ucapan ulang tahun melalui baliho.

"Semua orang bebas berpendapat. Ibu saya juga saya pasang, berjasa menyekolahkan anaknya," terangnya.

Ia pun menegaskan, tetap menghormati semua tokoh bangsa dalam berbagai bentuk."

"Tak hanya melalui baliho, berbagai kegiatan juga dilakukan untuk menghormati jasa para tokoh bangsa."

"Biasa dirayakan Bulan Bung Karno. Semua yang pernah berkontribusi besar tentunya kami menghormati semuanya," jelasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.