TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Semakin hari kerusakan di Gang Pogedan, Pasar 45, Kota Manado, Sulawesi Utara, semakin parah.
Lubang jalan semakin melebar dan hanya diisi bebatuan.
Hal tersebut membuat jalan semakin tidak rata.
Kerusakan tersebut dikeluhkan seorang pedagang bernama Rosa.
Ia mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung bertahun-tahun.
Perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara sehingga tidak mampu mengatasi persoalan.
"Selama ini cuma tambal sulam, kadang disemen, kadang hanya ditimbun tanah atau batu. Tidak pernah diperbaiki secara permanen, makanya sekarang kerusakannya semakin melebar," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Pada sore hari gang sempit tersebut sering mengalami kemacetan karena menjadi jalur alternatif bagi pengendara.
"Orang harus jalan pelan-pelan sekali. Kalau hujan lebih parah lagi, air menggenang sehingga lubang di jalan tidak kelihatan sama sekali," katanya.
Keluhan serupa disampaikan seorang pengendara, Ardi.
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Menyenangkan Mengenalmu - Bernadya - Kunci C
Baca juga: Info BMKG Cuaca di Sulut Malam Ini Jumat 3 Juli 2026, Peringatan Dini Daerah Potensi Hujan
Ia mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi Gang Pogedan agar bagian bawah sepeda motornya tidak terbentur permukaan jalan yang rusak.
Ardi berharap pemerintah segera memperbaikinya secara permanen.
Meskipun berada di kawasan pasar, infrastruktur yang baik akan membantu kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
"Kalau fasilitasnya baik, orang juga pasti senang datang ke pasar," katanya.(*)