TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk telah memetakkan wilayah yang berpotensi dilanda kekeringan saat kemarau.
Strategi penanganan bencana kekeringan pun telah disusun.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo mengatakan pihaknya mencatat ada empat kecamatan yang berpotensi merasakan kekeringan.
Empat kecamatan tersebut memang kerap mengalami krisis air bersih di kala kemarau.
Baca juga: Persiapan Pilkades Serentak 2027, Jabatan Kades Terancam Diisi Pj Jika Tidak Ada Calon Terpilih
"Empat kecamatan itu, yakni Kecamatan Ngluyu, Lengkong, Jatikalen, dan Pace," katanya, Jumat (3/7/2026).
Ia mengungkapkan BPBD sudah menyiapkan langkah dalam menghadapi bencana kekeringan.
Antara lain, melaksanakan mitigasi struktural dan pemetaan dengan menyelesaikan asesmen lapangan.
Selain itu, juga menetapkan Surat Keputusan (SK) Kesiapsiagaan Darurat Kekeringan.
"Kami turut menyiapkan logistik air bersih dengan menyiagakan armada truk tangki air, tandon, serta jeriken. Ini supaya kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi," tutupnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)