Intip Kegiatan Kreatif Karang Taruna Tanahbumbu Kalsel, Jadi Agen Penggerak Literasi Desa 
Edi Nugroho July 03, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Karang taruna sebagai wadah atau komunitas para pemuda dan pemudi di perdesaan mesti berperan aktif dalam mencerdaskan bangsa. Sebagaimana Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu yang merangkul dinas terkait untuk menggelar Ruang Literasi.

Ya, Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu serta PT Arutmin Indonesia Site Batulicin melalui Batulicin Community Center (BCC) menggelar kegiatan Ruang Literasi sebagai wadah peningkatan kapasitas pemuda.

Berlokasi di Pendopo Objek Wisata Goa Liang Bangkai, Desa Dukuh Rejo, Kecamatan Mantewe, kegiatan pada Kamis (25/6/2026) itu diikuti anggota Karang Taruna yang mendapat pembelajaran bidang literasi, literasi digital dan penguatan organisasi.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu, Rusniansyah, yang diwakili Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu, H Muhammad Syaid, menegaskan bahwa karang taruna memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di desa.

Baca juga: Trik Ketua Pimcab Fatayat NU Banjar Jalankan Organisasi, Fatimah: Pemimpin Bukanlah Bos

Baca juga: Wabup Balangan Tegaskan Peran Strategis BPD bagi Masyarakat 

"Karang taruna harus mampu menjadi agen perubahan di desa masing-masing. Melalui kegiatan akademi Karang Taruna seperti ini, diharapkan kapasitas para pemuda semakin meningkat sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Mantewe. 

Sambutan dari pihak kecamatan disampaikan oleh Perwakilan Pemerintah Kecamatan Mantewe, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Ruang Literasi.

Pihak kecamatan menyatakan bahwa peningkatan kapasitas generasi muda menjadi salah satu kunci pembangunan desa. Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai motor penggerak berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, dan literasi di tengah masyarakat.

Pihak kecamatan menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Ruang Literasi ini di Kecamatan Mantewe.

Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kapasitas pemuda, khususnya anggota Karang Taruna. Harapannya, para peserta dapat menjadi pelopor literasi dan agen perubahan di desa masing-masing.

Diharapkan pula berkolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca, Hj Dessi Ariyanti. 

"Gerakan literasi tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan pemuda, khususnya Karang Taruna, agar budaya membaca dan literasi dapat tumbuh serta berkembang di desa-desa," ungkapnya.

Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya Bus Perpustakaan Keliling yang menyediakan berbagai koleksi bacaan bagi peserta dan masyarakat sekitar.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi yang dipandu oleh Syahril sebagai moderator. Materi pertama disampaikan oleh Kahar, Fungsional Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P2KM) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu. 

Kahar menjelaskan pentingnya peran karang taruna sebagai agen literasi melalui pemanfaatan pojok baca desa serta berbagai kegiatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Materi kedua disampaikan Azmi Irfala, Trainer Batulicin Community Center (BCC), yang mengangkat tema literasi digital. Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai bahaya misinformasi dan disinformasi, pentingnya perlindungan data pribadi, hingga praktik langsung mengidentifikasi informasi hoaks yang banyak beredar di media digital.

Peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik identifikasi hoaks. Mereka diajak menganalisis berbagai contoh informasi yang beredar di media sosial untuk menentukan kebenaran informasi tersebut berdasarkan sumber yang valid dan kredibel.

Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh H Muhammad Syaid yang membahas teknis keorganisasian karang taruna, mulai dari tata kelola organisasi, penyusunan program kerja, hingga penguatan peran karang taruna dalam mendukung pembangunan desa. (dea)

Lindungi Data Pribadi

Salah satu peserta Ruang Literasi, Rizky dari Karang Taruna Kecamatan Mantewe, mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan pada kegiatan itu.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama materi literasi digital karena saat ini banyak informasi yang beredar di media sosial. Kami jadi lebih paham cara mengenali hoaks, melindungi data pribadi, sekaligus mendapat inspirasi untuk menggerakkan kegiatan literasi di desa," ujarnya.

Melalui kegiatan Ruang Literasi ini, diharapkan Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu semakin siap menjadi garda terdepan dalam menggerakkan budaya literasi, meningkatkan kapasitas pemuda. 

Hal penting adalah pemuda dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat di desa masing-masing.

Sementara itu, peserta Ruang Literasi menjelang penutupan kegiatan juga diajak melakukan eksplorasi singkat kawasan wisata Goa Liang Bangkai. (Banjarmasin Post/Salmah Saurin)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.