Pencarian 2 Polisi Hilang dalam Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Libatkan Jalur Udara
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 04, 2026 12:29 AM

Tribunlampung.co.id, Kalimantan Tengah - Pencarian dua anggota polisi yang hilang dalam bentrok saat penggerebekan bandar sabu di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah dilakukan melalui darat, sungai, dan udara.

Dua anggota polisi tersebut hilang setelah terjun ke sungai saat bentrok dengan dua bandar sabu bersama keluarganya saat berupaya melakukan penangkapan, Kamis (2/7/2026) dini hari.

Selain  dua anggota polisi hilang, insiden tersebut mengakibatkan seorang anggota polisi gugur. Polisi yang gugur adalah Aipda Yudhi Perdana Putra.

Atas kejadian itu, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Agustiar Sabran, melakukan patroli udara ke Kabupaten Katingan.

Patroli udara tersebut untuk memantau langsung proses pencarian dua personel polisi yang dilaporkan hilang saat bertugas dalam penggerebekan terduga bandar sabu-sabu, Jumat (3/7/2026). 

Dua personel itu hilang setelah terakhir dikabarkan terjun ke sungai seusai bentrok dengan bandar sabu inisial BIO dan BU serta kerabatnya di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Katingan pada Kamis (2/7/2026). 

Irjen Pol Iwan Kurniawan menyebut dirinya bersama Gubernur Agustiar melakukan patroli udara ke wilayah Katingan untuk melihat langsung lokasi kejadian.

"Titik terakhir keberadaan personel yang hilang, serta memantau proses pencarian yang dilakukan tim SAR di sepanjang aliran Sungai Katingan," katanya. 

Patroli udara dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang berkaitan dengan operasi penegakan hukum tersebut. 

Rombongan juga meninjau lokasi penggerebekan terduga bandar narkoba sekaligus memantau area yang menjadi fokus pencarian. 

Selain melalui jalur udara, proses pencarian juga terus dilakukan oleh tim gabungan melalui jalur sungai dan darat. 

Seluruh personel dikerahkan untuk memperluas area pencarian agar kedua anggota yang hilang dapat segera ditemukan. 

"Kami terus mengoptimalkan seluruh upaya pencarian bersama tim SAR dan unsur terkait. Semua potensi yang ada dikerahkan agar proses pencarian berjalan maksimal," ucapnya. 

Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, Polda Kalteng akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. 

Ia juga memastikan perkembangan pencarian akan terus dipantau secara langsung, termasuk melalui evaluasi di lapangan agar langkah-langkah yang dilakukan dapat berjalan efektif. 

"Mudah-mudahan kedua personel yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh tim yang terlibat dalam pencarian," ucap Kapolda Kalteng. 

Hingga saat ini, tim gabungan masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan kedua personel tersebut. Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.

Terduga Pelaku Penyerangan Polisi saat Penggerebekan Bandar Sabu Ditangkap
 
Setelah menjadi buronan pasca insiden berdarah saat penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, seorang pria berinisial A (38) akhirnya berhasil diamankan aparat gabungan Polda Kalimantan Tengah.

Pria tersebut diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi penggerebekan yang berujung bentrokan dan menewaskan seorang anggota polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunKalteng.com, A ditangkap pada Jumat (3/7/2026) pagi di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah.

Dokumentasi di lokasi penangkapan memperlihatkan, terduga pelaku tampak dikawal sejumlah personel bersenjata lengkap saat dibawa keluar dari lokasi penangkapan di tepian Sungai Katingan. 

Kedua tangannya berada di belakang tubuhnya saat dievakuasi menuju tempat yang lebih aman.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut. Namun, ia menegaskan penyidik masih mendalami peran A dalam insiden penyerangan terhadap aparat.

"Benar, kami mengamankan satu orang, tapi perannya masih kami dalami. Inisialnya A," ujar Dodik saat dikonfirmasi TribunKalteng.com, Jumat (3/7/2026).

Dodik mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat pagi di Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah. "Tadi pagi di Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah," katanya.

Saat ditanya mengenai keterkaitan A dengan target operasi penggerebekan narkoba, AKBP Dodik Hartono menyebut pria tersebut masih memiliki hubungan keluarga."Ada hubungan keluarga," ucapnya.

Meski telah mengamankan satu orang, aparat masih memburu sejumlah pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan terhadap personel kepolisian saat operasi berlangsung.

Kapolres menegaskan, selain melanjutkan penyelidikan, pihaknya saat ini juga masih memprioritaskan pencarian dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hingga kini belum ditemukan.

"Kami memprioritaskan untuk keselamatan anggota dulu. Kami masih memaksimalkan pencarian anggota kami dulu. Tapi untuk penyelidikan tetap berjalan," katanya.

Ia juga memastikan situasi keamanan di wilayah Desa Tumbang Kalemei dan sekitarnya saat ini dalam kondisi kondusif.

Sebelumnya, operasi penggerebekan terhadap dua terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kamis (2/7/2026) dini hari, berujung bentrokan. 

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas, sementara dua anggota lainnya masih dalam pencarian. 

Polisi juga masih memburu dua terduga bandar sabu yang diduga melarikan diri saat operasi berlangsung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.