Barcelona tengah berupaya menuntaskan kesepakatan untuk merekrut penyerang tim nasional Brasil, Kerolin, yang diperkirakan akan menjadi transfer dengan nilai tertinggi dalam sejarah klub. Juara Eropa bertahan itu telah dua kali mengajukan tawaran yang ditolak oleh Manchester City, namun kedua klub kini dikabarkan sedang berupaya mencapai kesepakatan akhir. Kerolin disebut terbuka terhadap kepindahan tersebut, dan City pun tidak keberatan untuk melepas pemain berusia 26 tahun itu.
Menurut laporan awal jurnalis Victoria Leite yang kemudian dikonfirmasi oleh beberapa media Spanyol, Barcelona akan segera mengajukan tawaran ketiga setelah dua proposal sebelumnya ditolak oleh Manchester City. Tawaran kedua saja sudah cukup membuat Kerolin menjadi rekrutan terbesar dalam sejarah tim wanita Barcelona, melebihi angka £400.000 ($470.000) yang dibayarkan untuk mendatangkan gelandang timnas Inggris, Keira Walsh, pada musim panas 2022.
Pada saat itu, transfer Walsh menjadi rekor dunia dalam sepak bola wanita, melampaui rekor £250.000 ($334.000) yang dibayarkan Chelsea untuk mendatangkan Pernille Harder pada tahun 2020. Namun, nilai transfer dalam sepak bola wanita meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kepindahan Walsh ke Barcelona kini bahkan sudah tidak lagi masuk dalam daftar 25 transfer termahal sepanjang masa. Menariknya, pemain tersebut bahkan pindah lagi dengan nilai yang lebih tinggi tahun lalu ketika bergabung dengan Chelsea.
Berapa banyak dana yang harus dikeluarkan Barcelona untuk membawa Kerolin ke Catalunya masih belum pasti, begitu pula dengan posisi nilai transfer tersebut di antara rekor tertinggi dalam sepak bola wanita. Media Spanyol melaporkan bahwa kontrak Kerolin, yang berlaku hingga 2028, mencantumkan klausul pelepasan lebih dari €1 juta (£857.000/$1,14 juta) — jumlah yang tidak dapat dipenuhi oleh Barcelona. Namun, laporan terkini menyebutkan bahwa pihak Blaugrana dan City sedang "berupaya menemukan kesepakatan bersama dan menuntaskan transfer".
Kerolin baru bergabung dengan Manchester City tahun lalu, tepatnya pada bursa transfer Januari 2025, setelah tiga tahun bermain di Amerika Serikat bersama North Carolina Courage. Ia menunjukkan potensi besar pada beberapa bulan pertamanya di klub dengan mencetak empat gol sebelum musim berakhir, lalu tampil luar biasa di musim penuh pertamanya di Women's Super League (WSL).
Selama musim 2025-26, Kerolin mencetak sembilan gol dan memberikan lima assist di WSL, membantu Manchester City meraih gelar juara liga untuk pertama kalinya dalam 10 tahun. Penampilan terbaiknya datang saat ia mencetak hat-trick dalam kemenangan 5-1 atas Chelsea pada bulan Februari. Dari total kontribusi 14 gol langsung, hanya tiga pemain yang memiliki catatan lebih baik darinya di liga — yaitu Khadija Shaw dan Vivianne Miedema dari City, serta Alessia Russo dari Arsenal.
Pencapaian tersebut semakin mengesankan karena Kerolin hanya menjadi starter dalam sembilan pertandingan liga. Ia sempat mengalami cedera di awal musim yang membuatnya absen hampir tiga bulan. Setelah pulih, ia harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di tim utama, mengingat performa City yang sudah sangat baik di awal musim. Namun, kemampuannya memberi dampak besar dari bangku cadangan membuatnya kembali dipercaya menjadi starter, dan dalam tujuh penampilan terakhir di liga, ia mencetak tujuh gol dan dua assist yang membantu City menutup musim dengan gelar juara.
Tidak mengherankan jika Barcelona tertarik untuk menambah kekuatan dengan mendatangkan bintang Brasil tersebut. Kerolin adalah penyerang yang dinamis dan penuh kreativitas, dengan kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen. Blaugrana sangat membutuhkan sosok seperti itu, apalagi setelah kehilangan sejumlah pemain kunci, termasuk beberapa di lini depan.
Salma Paralluelo baru saja diumumkan meninggalkan klub setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu. Penyerang timnas Spanyol itu, yang mencetak dua gol di final Liga Champions pada bulan Mei lalu, kini diminati oleh Arsenal, Lyon, Paris Saint-Germain, dan London City Lionesses, setelah sebelumnya menolak tawaran dari Chelsea.
Namun, kepergian paling mencolok datang dari Alexia Putellas, peraih Ballon d'Or dua kali, yang mengakhiri 14 tahun kebersamaannya dengan klub pada akhir musim lalu. Putellas dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Champions setelah membantu Barcelona meraih gelar Eropa keempatnya. Kini, klub harus segera mencari pemain dengan kemampuan menentukan pertandingan untuk mengisi kekosongan tersebut, sekaligus memperkuat lini depan yang masih menampilkan nama-nama besar seperti Ewa Pajor dan Caroline Graham Hansen.
Lalu, mengapa Manchester City bersedia melepas Kerolin? Skuad mereka sebenarnya sudah cukup kuat di lini serang, dengan Khadija Shaw dan Vivianne Miedema didukung oleh Lauren Hemp, Aoba Fujino, dan Mary Fowler. Nama terakhir bahkan absen hampir sepanjang musim akibat cedera ligamen lutut (ACL) pada April tahun lalu, dan kepulangannya musim depan akan terasa seperti mendapatkan pemain baru bagi City. Selain itu, klub juga telah mendatangkan Beth Mead untuk menambah kekuatan lini depan.
Kesempatan mendapatkan dana besar dari penjualan Kerolin juga akan memungkinkan City untuk berinvestasi kembali dalam skuad dan memperkuat kedalaman tim menjelang kembalinya mereka ke Liga Champions. Meski begitu, menggantikan kualitas yang dimiliki Kerolin tentu bukan hal yang mudah, sehingga tim rekrutmen City harus berhati-hati dalam menentukan pengganti jika sang penyerang benar-benar meninggalkan Manchester.