Piala Dunia, Sepatu Emas, Bola Emas, Ballon d’Or! Apakah Kylian Mbappe akan menyapu bersih trofi besar? Eks pemain timnas Prancis tanggapi ‘kritik aneh’
Hendra Wijaya July 04, 2026 02:30 AM

Kylian Mbappe diyakini mampu menyapu bersih deretan trofi bergengsi pada tahun 2026, menurut Louis Saha dalam wawancaranya dengan GOAL. Penyerang timnas Prancis tersebut berpeluang meraih gelar Piala Dunia, Sepatu Emas, Bola Emas, serta Ballon d’Or. Pemain Real Madrid itu terus menunjukkan performa gemilang di panggung terbesar sepak bola dunia, sekaligus membungkam berbagai ‘kritik aneh’ yang sempat diarahkan kepadanya.

Mbappe memimpin perburuan Sepatu Emas Piala Dunia bersama Lionel Messi

Mbappe melewati beberapa musim yang mengecewakan di Santiago Bernabeu setelah kepindahannya ke Spanyol secara bebas transfer pada tahun 2024 tidak berjalan sesuai harapan. Meski begitu, performa individunya tetap luar biasa dengan torehan 86 gol dari 103 penampilan untuk Los Blancos.

Namun demikian, dua musim terakhir belum memberinya trofi besar. Pemain berusia 27 tahun itu hanya bisa menyaksikan mantan klubnya, Paris Saint-Germain, mengangkat dua gelar Liga Champions berturut-turut, sementara Barcelona mendominasi kompetisi domestik di La Liga.

Penampilan bersama tim nasional Prancis menjadi pelipur lara bagi Mbappe, yang terus mencetak sejarah bersama Les Bleus. Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya dengan 62 gol, dan telah mencatat enam gol di Piala Dunia 2026 — menyamai catatan megabintang Argentina, Lionel Messi.

Mbappe berpeluang meraih kembali Sepatu Emas — penghargaan yang sudah pernah ia menangkan di Qatar 2022. Prancis sendiri menjadi salah satu favorit kuat untuk merebut kembali gelar juara dunia yang terakhir mereka menangi pada 2018 dan hampir mereka pertahankan di Timur Tengah. Jika Prancis kembali berjaya, sang kapten berpotensi besar dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen, sekaligus menjadi kandidat utama Ballon d’Or pertamanya.

Bisakah ‘Galactico’ asal Prancis ini menyapu bersih semua penghargaan?

Saat ditanya apakah Mbappe bisa menyapu bersih semua trofi, mantan pemain timnas Prancis Louis Saha — dalam wawancara dengan Freebets.com, situs pilihan untuk taruhan olahraga terbaik — mengatakan kepada GOAL: “Sepertinya memang begitu. Meskipun ia gagal menjuarai La Liga dan Liga Champions, ia kini seperti berada dalam mode balas dendam, dan itu sangat cocok dengannya.”

“Ia juga terlihat sebagai kapten yang baik, mampu membuat rekan-rekannya bermain lebih baik. Saya tidak melihat ada masalah dengan [Michael] Olise, [Ousmane] Dembele, [Desire] Doue, atau [Bradley] Barcola. Semua hal negatif yang dulu dikatakan tentang dirinya, menurut saya berhasil ia buktikan salah. Itu sangat mengesankan, dan jika ia terus tampil seperti ini — masih ada setidaknya tiga pertandingan lagi — peluangnya terbuka lebar.”

“Dalam kondisi seperti ini, ia pasti ingin tampil di final, mencetak lebih banyak gol, dan menorehkan sejarah. Saya sungguh berharap yang terbaik untuknya karena ia telah menghadapi banyak kritik aneh. Ia sudah menunjukkan performa luar biasa.”

Mbappe memburu kejayaan Ballon d’Or untuk pertama kalinya

Mbappe sebelumnya sempat diragukan kemampuannya sebagai kapten untuk menginspirasi rekan-rekannya. Namun, performa briliannya di Amerika Utara telah membungkam para peragu itu. ‘Galactico’ asal Madrid tersebut kini tampil di puncak performanya.

Saha sebelumnya juga pernah berbicara kepada GOAL mengenai peluang rekan senegaranya itu meraih Ballon d’Or, setelah beberapa kali gagal karena selalu dikalahkan pesaing lain. Ia mengatakan, “Ada sedikit sisi pribadi yang kini dipertanyakan. Secara spiritual, ia seperti membawa keberuntungan buruk. Itu hal yang ingin segera ia ubah.”

“Menyenangkan melihat seseorang sukses dan mencapai tujuannya ketika mereka memiliki potensi besar. Saya pikir ia pantas mendapatkannya. Terlepas dari kritik terhadap gaya bermainnya, ia ingin meraih segalanya.”

“Setiap momen seolah harus berpusat padanya — dan itu adalah ciri khas para pemain besar. Namun terkadang, jika sesuatu tidak berjalan baik, mudah bagi orang untuk mengkritik. Jika Cristiano Ronaldo gagal memanfaatkan semua peluang dan trofi yang ia dapat selama bertahun-tahun, mungkin ia sudah lama tenggelam.”

Jadwal Prancis: Lawan yang akan dihadapi Mbappe dan rekan-rekan di babak 16 besar Piala Dunia

Prancis telah melaju ke babak 16 besar Piala Dunia dengan performa menyerang yang memukau di bawah asuhan Didier Deschamps. Mereka dijadwalkan menghadapi Paraguay di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada hari Sabtu, dengan tiket perempat final menjadi taruhannya.

Mbappe akan kembali memimpin lini serang, bertekad menunjukkan bahwa pemain yang telah satu dekade tampil di bawah sorotan terang dunia ini memang pantas disebut sebagai pemain terbaik di planet ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.