BOLASPORT.COM - Mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, kabur ke Amerika Serikat usai pasukannya babak belur pada Piala Dunia 2026.
Pesta sepak bola edisi ke-23 bagaikan bencana bagi Timnas Korea Selatan.
Son Heung-min dkk angkat koper lebih cepat setelah finis di peringkat ketiga Grup A.
Korea menuai tiga poin dengan hasil satu kemenangan dan dua kekalahan.
Padahal Korea tampil meyakinkan dalam kaga pertama dengan membekuk Republik Ceko 2-1.
Akan tetapi, kemudian mereka menelan dua kekalahan beruntun dari Meksiko (0-3) dan Afrika Selatan (0-1).
Alhasil, skuad Korea dibanjiri kecaman dari publik sendiri.
Sosok yang paling besar menerima tekanan adalah Hong Myung-bo.
Bahkan sang nakhoda menerima ancaman pembunuhan akibat performa mengecewakan Taegeuk Warriors.
Demi keselamatan, Hong pergi ke luar negeri.
Hong tertangkap kamera berada di bandara Incheon untuk terbang menuju Amerika Serikat pada Jumat (3/7/2026).
Lelaki kelahiran Seoul itu menggunakan masker guna menghindari sorotan media.
Namun, tetap saja kemunculan Hong disadari oleh awak pencari berita.
Dua hari sebelum berangkat ke Amerika, Hong bersama pasukannya mendapat sambutan negatif saat pulang ke Korea pasca-Piala Dunia.
Para fan membentangkan spanduk bernada kecaman kepada timnasnya.
Lantaran mendapat tekanan besar, Hong mundur sebagai pelatih Korea.
Intrik di tubuh Timnas Korea semakin panas dengan isu perpecahan antara Hong dan beberapa pemain.
Hasil pada Piala Dunia 2026 menjadi sebuah penurunan prestasi bagi Korea.
Dalam edisi sebelumnya, 2022, mereka mencapai babak 16 besar.