OTT KPK Bupati Langkat Nyaris Gagal Usai Bocor ke Sopir, Syah Afandin Sempat Coba Batalkan Pertemuan
Nathanael MoerRahardian July 04, 2026 11:59 AM

- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Langkat periode 2025–2030, Syah Afandin (SAF), sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan.

Menariknya, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sang bupati disebut nyaris gagal.

Sebab, informasi pergerakan tim penyidik KPK sempat bocor ke pihak terkait.

KPK mengungkap bahwa kebocoran informasi tersebut sempat diketahui oleh sopir Bupati Langkat bernama Zulkifli, yang kemudian menyadari adanya pergerakan tim satgas di wilayah tersebut.

Kondisi itu membuat situasi di lapangan sempat memanas karena pihak-pihak terkait diduga berupaya menghindari penindakan dari KPK.

Berdasarkan kronologi yang dipaparkan, awal mula kasus berawal ketika Syah Afandin merencanakan pertemuan dengan pihak swasta sekaligus tim suksesnya pada Pilkada 2024, Yaqub Abdhal Al Mu’arif.

Pertemuan tersebut rencananya digelar setelah agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) pada (1/7/2026) malam.

Namun sekitar dua jam setelah pengaturan pertemuan dilakukan, sopir bupati, Zulkifli, disebut menghubungi pihak Yaqub.

Bahkan menginstruksikan agar pertemuan dibatalkan serta meminta agar rombongan segera putar balik.

Hal itu dilakukan setelah mereka mengetahui adanya tim KPK yang sudah masuk ke wilayah Kabupaten Langkat untuk melakukan penindakan.

Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.