6 Wisata Gratis di Solo Cocok Dikunjungi saat Liburan Sekolah, Ada Taman Kota hingga Museum Edukasi
Listusista Anggeng Rasmi July 04, 2026 12:57 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berwisata di Kota Solo, Jawa Tengah, tak selalu identik dengan biaya mahal karena banyak destinasi menarik yang dapat dinikmati secara gratis.

Kota yang dikenal sebagai pusat budaya ini menawarkan beragam tempat wisata tanpa tiket masuk sehingga cocok untuk semua kalangan. 

Wisatawan dapat menjelajahi bangunan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang Kota Solo sekaligus menambah wawasan tentang warisan budaya.

Selain itu, benteng peninggalan masa kolonial juga menjadi daya tarik yang menawarkan suasana klasik dan penuh nilai sejarah.

Bagi pencinta ruang terbuka, taman-taman kota yang hijau dan tertata rapi bisa menjadi tempat bersantai bersama keluarga maupun sahabat.

Tak hanya itu, museum edukasi di Solo juga memberikan pengalaman belajar yang menarik tanpa harus menguras isi dompet.

Beragam pilihan destinasi tersebut menjadikan Solo sebagai kota wisata yang ramah bagi pelancong dengan anggaran terbatas.

Baca juga: 5 Restoran Kids Friendly di Solo Jateng, Tempat Nyaman, Lengkap dengan Playground Bikin Anak Betah

Liburan pun tetap terasa menyenangkan karena setiap lokasi memiliki daya tarik dan pengalaman yang berbeda untuk dinikmati.

Mulai dari wisata sejarah, budaya, hingga ruang rekreasi, semuanya bisa menjadi pilihan mengisi waktu luang selama berada di Kota Bengawan.

Berikut enam rekomendasi wisata gratis di Solo yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga maupun teman.

1. Gedung Djoeang 45

WISATA SEJARAH - Pengunjung saat berfoto di Gedung Djoeang 45 Kota Solo
WISATA SEJARAH - Pengunjung saat berfoto di Gedung Djoeang 45 Kota Solo (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI)

Gedung Djoeang 45 menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang kini populer di kalangan anak muda karena memiliki banyak sudut foto bergaya klasik.

Terletak di Jalan Mayor Sunaryo, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, bangunan bergaya Eropa ini pertama kali dibuka sebagai destinasi wisata pada 20 September 2019 setelah direvitalisasi.

Bangunan yang berdiri sejak sekitar 1880 tersebut dulunya berfungsi sebagai kantin tentara Belanda. Seiring waktu, gedung ini kemudian dimanfaatkan sebagai asrama dan balai pengobatan.

Kini, Gedung Djoeang 45 menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Kota Solo yang dapat dikunjungi secara gratis.

Baca juga: 5 Angkringan Modern di Solo Jawa Tengah, Termasuk Omah Londo dan Angkringan Omah Semar

2. Alun-alun Kidul Keraton Solo

WISATA SOLO: Alun-alun Kidul Kota Solo setelah revitalisasi
WISATA SOLO: Alun-alun Kidul Kota Solo setelah revitalisasi (KOMPAS.COM/NUR ROHMI AIDA)

Berada di kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat, Alun-alun Kidul menjadi ruang publik yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Di tempat ini pengunjung dapat menikmati suasana khas kawasan keraton, berburu kuliner tradisional, menyewa andong untuk berkeliling, atau sekadar bersantai di area terbuka.

Daya tarik lainnya adalah keberadaan kerbau bule, satwa pusaka milik Keraton Surakarta yang sering menjadi incaran wisatawan untuk difoto maupun diberi makan.

Alun-alun Kidul berada di Jalan Gading, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

3. Benteng Vastenburg

Bagi pencinta sejarah, Benteng Vastenburg menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan.

Benteng peninggalan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1745 ini berada di kawasan Kedung Lumbu, tidak jauh dari Pusat Grosir Solo (PGS).

Pada masa kolonial, benteng tersebut digunakan sebagai pusat pertahanan sekaligus untuk mengawasi aktivitas Keraton Surakarta.

Benteng berbentuk persegi dengan dinding bata setinggi sekitar enam meter ini masih mempertahankan karakter bangunan aslinya.

Pengunjung tidak dikenai tiket masuk dan hanya membayar biaya parkir kendaraan.

4. Taman Tirtonadi

Di sisi utara Kota Solo terdapat Taman Tirtonadi yang menawarkan suasana berbeda.

Objek wisata ini berada di kawasan Bendungan Tirtonadi, tepat di samping Terminal Tirtonadi.

Salah satu daya tarik utamanya adalah jembatan kaca yang membentang di atas pertemuan Kali Pepe dan Kali Gajah Putih.

Selain menikmati panorama sungai, pengunjung juga dapat berjalan di jalur pedestrian yang tertata rapi, bersantai di taman, atau berfoto dengan latar jembatan berdesain modern yang didominasi warna biru.

Seluruh area ini dapat dinikmati tanpa dipungut biaya.

5. Monumen Pers Nasional

Wisata edukasi juga bisa menjadi pilihan ketika berada di Solo.

Monumen Pers Nasional yang berada di Jalan Gajah Mada Nomor 59, Timuran, Kecamatan Banjarsari, menyimpan berbagai koleksi sejarah perkembangan pers Indonesia.

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat koleksi surat kabar dan majalah lawas, mesin ketik, kamera, perangkat radio, hingga berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan dunia jurnalistik.

Monumen Pers Nasional buka setiap hari pukul 09.00–15.00 WIB, kecuali pada hari libur nasional, dan tidak memungut biaya masuk.

6. Taman Balekambang

WISATA SOLO - Penampakan Kawasan Taman Balekambang di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah disadur dari Kompas.com pada Minggu (9/3/2025). Taman Balekambang kini punya wajah baru.
WISATA SOLO - Penampakan Kawasan Taman Balekambang di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah disadur dari Kompas.com pada Minggu (9/3/2025). Taman Balekambang kini punya wajah baru. (Dok. Kementerian PUPR via Kompas.com)

Taman Balekambang menjadi salah satu ruang terbuka hijau favorit warga Solo.

Taman yang dibangun pada 1921 ini merupakan hadiah Mangkunegara VII kepada dua putrinya, yakni Gusti Raden Ayu Partini dan Gusti Raden Ayu Partinah.

Hal itu diabadikan melalui dua patung yang berada di area taman dan kolam.

Kini Taman Balekambang menawarkan suasana rindang dengan pepohonan besar, area bermain, dan ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai maupun berolahraga.

Lokasinya berada di Jalan Balekambang, Manahan, Kecamatan Banjarsari, dan dapat dikunjungi secara gratis.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunSolo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.