UPDATE Pembunuhan Sadis Cewek Lumajang, Polisi Tangkap Kekasih Korban
Titis Jati Permata July 04, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id, LUMAJANG – Kecurigaan keluarga terhadap pacar Merinda Tri Agustin (22), yang ditemukan tanpa busana di kamar rumah orang tuanya di Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa iImur,  Jumat (3/7/2026), akhirnya terbukti.

Pria yang selama ini dikenal sebagai kekasih korban kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Merinda.

Korban diduga kuat dibunuh oleh Ari, yang merupakan tetangga sekaligus pacarnya sendiri.

Pacar Korban Telah Diamankan Polisi

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP M. Ari Nuzul Aulia membenarkan polisi telah mengamankan terduga pelaku.

Baca juga: Kejanggalan Tewasnya Gadis Yatim Piatu di Lumajang dari Bercak Darah, Luka hingga Mulut Disumpal

Namun, ia belum bersedia membeberkan kronologi lengkap kasus tersebut karena akan disampaikan secara resmi oleh Kapolres Lumajang.

"Betul, cuma besok pagi akan ada rilis dari Kapolres langsung. Untuk rilisnya besok pagi ya," katanya saat dikonfirmasi SURYA.co.id,,melalui sambungan telepon, Sabtu (4/7/2026).

Keluarga Korban Sempat Curiga

Di balik pengungkapan kasus ini, keluarga korban ternyata sempat menaruh kecurigaan terhadap Ari sejak awal penyelidikan.

Saniman, paman korban, mengaku mulai merasa ada yang janggal ketika pelaku meminta seorang tetangga bernama Eka untuk mengecek kondisi Merinda di rumah orang tuanya.

Padahal, menurut Saniman, selama ini korban lebih sering menginap di rumahnya.

Permintaan tersebut dinilai tidak lazim dan justru mengindikasikan pelaku sudah mengetahui kondisi korban lebih dulu.

"Kok nyuruh Eka (saksi) melihat korban di kamarnya, jadi saat itulah muncul kecurigaan saya. Makanya saat itu diinterogasi terus sama polisi akhirnya ngaku," tanggapnya.

Meski demikian, Saniman mengaku sama sekali tidak menyangka pelaku pembunuhan itu adalah orang yang selama ini menjalin hubungan asmara dengan keponakannya.

Hubungan Terlihat Baik-baik Saja

Menurutnya, selama hampir setahun berpacaran, hubungan keduanya terlihat baik-baik saja dan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda perselisihan yang mengarah pada tindak kekerasan.

"Kalau sama pacarnya saya tidak menaruh curiga, wong sama sama cinta masak tega melakukan hal kayak gini. Takutnya saya kalau kena rampok atau kena begal di jalan," tambahnya.

Sementara itu, polisi masih menahan pelaku dan dijadwalkan menggelar konferensi pers untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif pembunuhan yang menggemparkan warga Randuagung tersebut.

Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Korban bernama Mery Tri Agustin (19) itu pertama kali diketahui dalam kondisi meninggal dunia oleh tetangganya sekira pukul 10.00 WIB.

Jasad korban yang bekerja sebagai karyawan toko emas Randuagung itu disebut dalam kondisi tanpa busana saat pertama kali ditemukan.

Penyebab kematiannya masih jadi misteri mengingat ia tinggal seorang diri di dalam rumahnya.

Baca juga: Kejanggalan Tewasnya Gadis Yatim Piatu di Lumajang dari Bercak Darah, Luka hingga Mulut Disumpal

Polisi menemukan indikasi kuat adanya tindakan kekerasan fisik sebelum korban mengembuskan napas terakhirnya.

Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara secara tertutup guna mengumpulkan berbagai barang bukti.

Berdasarkan pemeriksaan awal, gadis berusia 22 tahun itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan berencana yang sadis.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.