Kepergian Jerman dari Piala Dunia telah membuka peluang bagi langkah besar yang telah lama dibicarakan.
Julian Nagelsmann mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala tim nasional Jerman setelah kekalahan mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia melawan Paraguay, meskipun kontraknya seharusnya berlangsung hingga Euro 2028.
Tim juara dunia empat kali itu kini mencatatkan dua kali tersingkir berturut-turut di turnamen besar, setelah sebelumnya juga gagal di Euro 2024 di bawah asuhan Nagelsmann saat kalah dari juara akhirnya, Spanyol.
Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengonfirmasi kepergian mantan pelatih Bayern Munchen itu sekaligus menyatakan bahwa mereka menginginkan Jurgen Klopp sebagai penggantinya.
Klopp telah lama dikaitkan dengan posisi pelatih Die Mannschaft sejak masa kepemimpinannya di Liverpool, di mana ia menciptakan era kejayaan baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ia membawa klub Anfield meraih kejayaan di Liga Champions serta mengakhiri penantian 30 tahun untuk menjuarai Liga Premier Inggris sebelum mundur pada Mei 2024.
Sejak meninggalkan The Reds, pelatih berusia 59 tahun tersebut belum kembali ke dunia kepelatihan klub, namun tetap aktif di dunia sepak bola sebagai kepala sepak bola global Red Bull.
Selain perannya saat ini, Klopp juga menjadi pundit untuk televisi Jerman selama Piala Dunia dan mengonfirmasi bahwa pembicaraan sedang berlangsung terkait kemungkinan dirinya mengambil alih posisi tersebut.
“Ya, saya bisa mengonfirmasi adanya pembicaraan. Semuanya berjalan cukup cepat. Julian mengundurkan diri. DFB sedang mencari pengganti dan mereka berbicara dengan saya,” ujarnya kepada Magenta TV.
Ia menambahkan: “Saya [masih] terikat kontrak dengan Red Bull. Saya sudah mengatakan bahwa saya tertarik dengan pembicaraan ini. Pembahasannya akan intensif karena ini tidak hanya soal Julian Nagelsmann.”
Jika ditunjuk, laga pertama Klopp sebagai pelatih tim nasional negaranya akan berlangsung di Belanda pada bulan September, saat dimulainya babak grup UEFA Nations League.
Apabila Jerman berhasil lolos ke Euro 2028, mantan pelatih Borussia Dortmund itu berpotensi kembali ke Liverpool jika timnya tergabung dalam salah satu dari empat grup turnamen tersebut.
Stadion Hill Dickinson milik Everton akan menjadi tuan rumah untuk empat pertandingan dari Grup A, C, D, dan E, serta satu laga babak 16 besar antara tim peringkat kedua Grup A dan B.