Terekam CCTV , Detik-detik Sopir Truk Terpental hingga Ngungsep ke Selokan Usai Adu Banteng
muh radlis July 04, 2026 03:56 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan dua truk di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian publik.

Dalam insiden tersebut, seorang sopir truk terpental keluar dari kabin hingga masuk ke selokan setelah dua kendaraan berat bertabrakan dari arah berlawanan.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Raya Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jumat (3/7/2026), tepatnya di sebelah timur SMA Candipuro.

Video berdurasi 36 detik yang beredar memperlihatkan benturan keras antara truk Mitsubishi bernomor polisi AA-9498-BP dan truk Mitsubishi bernomor polisi N-8081-UI.

Akibat benturan tersebut, pengemudi truk AA-9498-BP bernama Edy Wahono, warga Ponorogo, terpental keluar dari kabin dan terjatuh ke selokan di tepi jalan.

Korban mengalami luka pada bagian kepala dan langsung mendapatkan penanganan medis.

"Sopir truk tersebut kini masih menjalani perawatan medis di RSUD dr Haryoto Lumajang," kata Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendi Cucu melalui keterangan tertulis.

Sementara itu, pengemudi truk lainnya, Muhammad Rohim Maulana, warga Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Baca juga: Gerak-gerik Mencurigakan Ari Terbongkar, Ditanya Polisi Akhirnya Ngaku Bunuh Pacar Sendiri

 

Diduga Oleng Saat Melintasi Jalan Menikung

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan Edy Wahono melaju dari arah Kabupaten Malang menuju Kota Lumajang.

Saat melintas di ruas jalan yang menikung, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga bergerak ke jalur berlawanan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan Muhammad Rohim Maulana sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

"Berjalan dari arah barat ke timur oleng ke kanan , kemudian secara bersamaan Truck Mitsubishi bernopol N-8081-UI yang berjalan berjalan dari arah berlawanan, sehingga terjadi benturan kedua truk itu kecelakaan lalu lintas," ulas Dendi.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menyebut kecelakaan diduga dipicu kurangnya kewaspadaan pengemudi truk AA-9498-BP saat melintasi tikungan hingga kendaraan masuk ke lajur lawan.

Petugas juga mengungkap kedua pengemudi diketahui tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) saat kejadian berlangsung.

"Kedua pengendara truk tersebut juga tidak membawa SIM. Kerugian material ditaksirkan kisaran Rp 1 juta," imbuhnya.

Polisi masih mendokumentasikan seluruh temuan sebagai bagian dari penanganan kecelakaan lalu lintas tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.