Bupati Patahudding Dipuji Mirip Messi di Sidang Paripurna HUT ke-67 Luwu
Ari Maryadi July 04, 2026 04:08 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman puji Bupati Luwu, Patahudding, pada peringatan Hari Kabupaten Luwu ke-67, Sabtu (4/7/2026).

Di hadapan peserta rapat paripurna DPRD Luwu, Andi Sudirman mengatakan dirinya sengaja memilih datang ke Luwu.

Sebab Patahudding menunjukkan perilaku makkiade'.

Makkiade dalam bahasa Bugis artinya menjunjung tinggi adat.

"Bersamaan dengan HUT Maros, tapi Luwu saya pilih. Pak Bupati datang langsung ke rumah saya mengundang. Inilah kepala daerah yang disebut makkiade'. Makanya saja langsung janji, akan datang," beber Andi Sudirman di hadapan tamu undangan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Luwu, Sabtu (4/7/2026).

Andi Sudirman pun mengakui, di tahun pertamanya menjabat sebagai orang nomor satu di Sulsel, ia jarang hadir mengisi acara HUT daerah.

Walau sebenarnya ia diundang.

Menurutnya, filosofi kepemimpinannya yang lebih memilih bekerja daripada banyak memberikan janji.

"Saya tidak pernah menghadiri hari jadi kabupaten atau kota sebelumnya karena sedang fokus menyusun anggaran dan mencari dukungan di Jakarta," kata Andi Sudirman.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh tergesa-gesa menyampaikan janji kepada masyarakat sebelum seluruh proses administrasi dan penganggaran benar-benar siap.

Karena itu, ia memilih datang ketika sejumlah program strategis telah memasuki tahapan nyata.

"Saya menyusun jadwal datang ketika sudah ada groundbreaking. Jadi saya tidak datang hanya membawa janji," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman memaparkan sejumlah proyek yang sedang dipersiapkan untuk Kabupaten Luwu.

Ia memuji kelincahan Patahudding dalam menyambut proyek pembangunan.

Adik Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, itu bahkan berkelakar.

Mengibaratkan Patahudding sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik dunia, Lionel Messi.

Pemenang 8 Ballon D'or itu dikenal sebagai pemain yang memiliki skill di atas rata-rata.

Terutama soal kelincahan dan insting gol nya di lapangan.

Andi Sudirman menyamakan Patahudding dengan Messi sebab kepiawaiannya menerima sinyal pembangunan.

"Sebelumnya waktu tahun lalu, saya datang juga untuk Jalan Anti Mager di Luwu. Kita lewat Jalan Pemuda. Begitu saya lewat, jalanan rusak. Pusing kita menghindar," bebernya.

"Dari situ saya umpan ke Pak Bupati, seperti Messi, Pak Bupati cepat tanggap. Dan akhirnya gol untuk rehab. Dapat bantuan dari kami," tambahnya.

Andi Sudirman juga mengklaim, pilihannya ke Luwu membuktikan keberpihakannya terkait pembangunan.

Ia membeberkan pembangunan Rumah Sakit Regional di Kecamatan Bua dengan nilai investasi diperkirakan mencapai hingga Rp400 miliar.

Nilai itu sudah termasuk pembangunan gedung, alat kesehatan, hingga operasional rumah sakit.

Ia mengatakan lokasi rumah sakit dipilih berdasarkan hasil kajian kebutuhan pelayanan kesehatan, kepadatan penduduk, mobilitas tenaga medis, hingga kemudahan akses masyarakat Luwu Raya dan sebagian Kabupaten Wajo.

"Penempatannya bukan karena faktor politik, tetapi berdasarkan hasil kajian kebutuhan pelayanan masyarakat," jelasnya.

Selain rumah sakit regional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga tengah menyiapkan pengembangan Bandara Bua agar mampu melayani pesawat berbadan lebih besar.

Menurut Andi Sudirman, Bandara Bua memiliki potensi besar karena kondisi geografis dan cuaca yang dinilai sangat mendukung operasional penerbangan.

Ia bahkan menyebut kualitas landasan Bandara Bua menjadi salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan.

"Ke depan saya ingin Bandara Bua bisa melayani pesawat Boeing. Tinggal izinnya yang sementara kami perjuangkan ke Kementerian Perhubungan," katanya.

Dalam pidatonya, Andi Sudirman juga mengungkap filosofi kepemimpinannya yang menurutnya lebih efektif dilakukan secara tenang tanpa banyak publikasi.

Ia menyebut banyak program besar justru berhasil diperoleh melalui komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.

"Rahasianya sederhana. Senyap-senyap saja dan kerjakan. Yang ribut biasanya dapat tulang," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta sidang.

Bupati Luwu Patahudding mengatakan peringatan Hari Kabupaten Luwu menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, berbagai dukungan yang diberikan Pemprov telah mempercepat pembangunan di Kabupaten Luwu, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan jembatan, hingga pengembangan pelayanan kesehatan.

"Sinergi yang dibangun antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu telah menghadirkan berbagai dampak nyata bagi masyarakat," kata Patahudding.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut agar pembangunan di Kabupaten Luwu semakin merata dan manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.