Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus Sugeng Rahayu dan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Bagor, tepatnya di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2026) siang.
Benturan keras mengakibatkan bus keluar dari badan jalan hingga tercebur ke sungai di sisi jalan.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berupaya memberikan pertolongan kepada para penumpang.
Evakuasi dilakukan secara spontan sebelum seluruh korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Akibat proses evakuasi, arus lalu lintas di Jalan Raya Bagor sempat mengalami kemacetan cukup panjang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Baca juga: Kecelakaan Dini Hari di Jombang, Bus Sugeng Rahayu Adu Banteng dengan Motor, 1 Pengendara Terluka
Seorang warga Desa Paron, Sumarsono (45), mengaku mendengar suara benturan keras saat berada di dalam rumah. Karena lokasi rumahnya hanya sekitar 15 meter dari titik kecelakaan, ia langsung keluar untuk mencari sumber suara tersebut.
"Saat itu saya sedang mandi. Bersamaan saya mendengar suara benturan begitu kencang. Saya buru-buru menuntaskan mandi lalu keluar rumah untuk menelusuri sumber suara benturan," katanya kepada Tribun Jatim Network.
Sesampainya di lokasi, Sumarsono melihat bus Sugeng Rahayu sudah berada di dalam sungai, sedangkan truk masih berada di badan jalan.
Menurutnya, kedua kendaraan melaju dari arah yang berlawanan. Bus melintas dari arah timur menuju barat, sementara truk melaju dari arah barat menuju timur.
"Saya tahunya bus sudah tercebur ke sungai. Terkait kronologinya, saya tak tahu pasti. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB," ucapnya.
Warga lainnya, Agus Wibowo (52), mengatakan bus Sugeng Rahayu saat itu membawa sejumlah penumpang. Namun, ia belum mengetahui jumlah pasti penumpang yang berada di dalam bus ketika kecelakaan terjadi.
Menurut Agus, warga sekitar segera memberikan pertolongan dengan memecahkan kaca bus agar proses evakuasi penumpang dapat dilakukan lebih cepat.
"Para warga bahu-membahu menyelamatkan penumpang dari dalam bus. Kaca bus dipecah. Satu-persatu penumpang dikeluarkan. Saat ini, para penumpang sudah dibawa ke rumah sakit," paparnya.
Kronologi lengkap, penyebab kecelakaan, serta jumlah korban maupun kondisi para penumpang masih dalam pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.