TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib sopir truk berinisial YN (47) yang lindas Aipda Endang Karyana hingga meninggal dunia di Tol Jakarta Outer Road (JORR).
Adapun sopir truk nopol B-9663-TXW inisial YN (47) menabrak personel Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Aipda Endang hingga mengantuk.
Sopir truk YN mengaku sedang mengantuk sehingga menabrak kendaraan light truk yang sedang gangguan.
Kini YN pun diperiksa dan sudah ditahan.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang menuturkan bahwa sopir terduga penabrak sudah diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan itu yang bersangkutan kemudian ditahan.
"Pengemudi wing box kami lakukan penahanan karena dia mengantuk sehingga menabrak kendaraan light truk yang sedang gangguan," kata Kompol Reza saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya proses hukum masih berlangsung hingga saat ini.
Baca juga: SIAPA Ririn Septiani Diduga Selingkuhan Suami Selebgram Sarah Gibson, Kader Partai dan Pernah Nyaleg
Pihak kepolisian belum menyampaikan persangkaan pasal yang diterapkan terhadap terduga penabrak.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala menerangkan kronologis kejadian kecelakaan yang mengakibatkan Aipda Endang Karyana meninggal.
Saat itu korban almarhum Aipda Endang sedag bertugas melakukan patroli di ruas tol tersebut.
Kemudian melihat kendaraan light truck nopol AD 8974 WW yang mengalami gangguan (mogok) di tengah perjalanan.
"Tiba-tiba dari arah Tangerang kendaraan Isuzu Wing Box nopol B 9663 TXW menabrak belakang kendaraan Light Truk mengakibatkan kendaraan terdorong ke arah kiri dan menabrak almarhum Aipda Endang Karyana," ungkap AKBP Reiki kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).
Akibat tabrakan itu, korban terpental hingga mengalami luka berat khususnya pada bagian kaki kanan.
Almarhum Aipda Endang Karyana selanjutnya sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapat tindakan medis.
Baca juga: FAKTA-FAKTA Bupati Ondim Minta Fee Proyek 10–17 Persen, Berikut Nama-nama 7 Orang Ditangkap KPK
Pada pukul 15.11 WIB di hari yang sama, Tim Medis RS Polri Kramat Jati menyatakan korban meninggal dunia.
Kepada polisi, sopir truk Isuzu Wing Box berinisial YN (47) mengaku mengantuk saat sedang mengemudi.
Walhasil kecelakaan pun tak terhindarkan.
"Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan," kata AKBP Reiki.
Sejumlah barang bukti telah diamankan antara lain satu unit kendaraan Isuzu Wing Box nopol B-9663-TXW, satu unit kendaraan Light Truck Toyota nopol AD-8974-WW
1 (satu) Lembar STNK No.Pol No.Pol AD-8974-WW, dua lembar STNK, dan dua lembar SIM.
Almarhum Aipda Endang yang berdomilisi di Kedung Halang Bogor meninggalkan satu istri dan dua anak.
Jenazah disebut telah dimakamkan di TPU Kp. Cicageur RT 01 RW 01 Desa Padasuka Cibatu Garut Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026) pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik dari AC, Satu Rumah di Komplek J CIty Medan Nyaris Ludes Terbakar
AIPDA Habidin Rambe Polisi Tabrak Warga karena Curiga Istrinya Selingkuh Kini Dipatsus
Kasus lainnya sebelumnya terjadi di Sumut.
oknum polisi Aipda Habidin Rambe alias Aipda HSR yang menabrak mobil warga sipil kini diamankan.
Setelah video penabrakan viral, ia juga dimasukkan ke dalam penempatan khusus (Patsus) Bid Propam Polda Sumut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, oknum Polisi tersebut dikurung sembari menjalani pemeriksaan.
Meski demikian, belum diketahui sejak kapan, dan sampai kapan Aipda HSR dikurung.
"Iya. Sudah dimasukkan ke penempatan khusus,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (3/7/2026).
Sebelumnya, Aipda Habidin Rambe sengaja menabrak mobil warga karena curiga istrinya selingkuh.
Aipda Habidin pun menabrak mobil warga yang dikendarai Luhut Hutapea sampai ringsek.
Ia curiga istrinya ada di dalam mobil tersebut bersama pria lain.
Hingga akhirnya anggota polisi yang bertugas di Polres Tapsel itu pun sengaja menabrak mobil tersebut.
Peristiwa tabrak mobil warga itu terjadi di kawasan Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor.
Dalam video, terlihat mobil Toyota Kijang Innova BK 1959 VAA yang dikendarai Aipda Habidin Saleh Rambe, terlihat mengejar, lalu sengaja menabrak mobil warga sipil hingga ringsek.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya penabrakan tersebut.
Peristiwa terjadi pada 28 Mei 2026 lalu, di Simpang Jalan Karya Wisata - Jalan AH Nasution.
Ia mengatakan, personel Polisi tersebut sengaja menabrak mobil yang dikendarai Luhut Hutapea dan istrinya, karena salah paham.
Aipda Habidin Saleh Rambe, salah sangka karena mengira di dalam mobil tersebut ada istrinya bersama pria lain.
Begitu kendaraan yang dikemudikan Luhut Hutapea berhenti usai ditabrak, ternyata di dalamnya tak ada istrinya.
"Jadi terlapor dengan motif cemburu, ya, melakukan pengejaran dan akhirnya menemukan kendaraan pelapor ya, inisial LH yang menggunakan HRV, dan ditabrak dengan kendaraan dari belakang oleh kendaraan terlapor dengan Innova seperti itu,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (26/6/2026).
Ferry menjelaskan, korban telah melaporkan kasus ini secara etik di Bid Propam Polda Sumut, maupun SPKT.
*/tribun-medan.com