Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang di rumah milik Lilis Yuni Awati (52), warga Dusun Balongsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Sabtu (4/7/2026) pagi.
Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik dari sebuah alat penanak nasi atau magic com yang masih terhubung ke sumber listrik.
Api dengan cepat membesar dan melalap bagian gudang hingga menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Insiden kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 08.45 WIB saat kondisi gudang dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya. Dalam waktu singkat, api merembet dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan.
Baca juga: Pengakuan Tetangga soal Lansia Jombang yang Terjerat Utang Rp70 Juta: Jualan Sayur Keliling
Kapolsek Megaluh, Iptu Irfendi Fibrianto, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Aparat kepolisian kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran tersebut.
"Anggota segera menuju lokasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, dan bersama warga melakukan upaya awal agar api tidak menjalar ke bangunan lain," ucapnya, Sabtu (4/7/2026).
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada magic com yang masih tersambung ke aliran listrik di dalam gudang.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal berasal dari korsleting listrik pada magic com," kata Irfendi.
Akibat peristiwa tersebut, atap dan plafon gudang dilaporkan mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.
Kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Polsek Megaluh bersama Tim Inafis Polres Jombang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa magic com, serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa.
"Peralatan yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari aliran listrik untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat berujung pada kebakaran," pungkasnya.