Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah truk kontainer tertimpa pohon tumbang saat sedang parkir di Jalan Semarang–Solo KM 14, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (4/7/2026) pagi.
Peristiwa ini sempat menyebabkan akses jalan dari arah Boyolali menuju Solo ditutup total selama proses evakuasi.
Truk tersebut dikemudikan Toni Setiawan (36), warga Kabupaten Kendal.
Saat kejadian, truk sedang berhenti untuk beristirahat sambil menunggu jam operasional PT Solo Murni.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.
"BPBD Kabupaten Boyolali menerima lapora, dan langsung bergerak ke lokasi pukul 05.45 WIB," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk mulai berhenti sekitar pukul 05.27 WIB sebelum akhirnya tertimpa pohon yang roboh.
Akibat pohon tumbang yang melintang di badan jalan, akses dari arah Boyolali menuju Solo sempat tertutup sepenuhnya.
Petugas kemudian menerapkan sistem contraflow melalui jalur Solo–Semarang untuk mengurai antrean kendaraan agar tidak semakin panjang selama proses penanganan berlangsung.
Proses pemotongan dan pembersihan pohon berlangsung hingga pukul 07.18 WIB.
Setelah pohon berhasil dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan dapat melintas seperti biasa.
Baca juga: Imbas Kontainer Jagung Terguling di Wonogiri, Jalan Murti Pranoto Sempat Ditutup
Meski pohon berukuran besar menimpa kendaraan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Kerugian hanya kerusakan pada bagian cabin truk," jelasnya.
Kerusakan terlihat pada bagian belakang kabin truk yang ringsek akibat tertimpa batang pohon. Selain itu, kaca kabin juga pecah karena benturan.
Menurut Ari, pohon tumbang diduga disebabkan kondisi akar yang sudah lapuk serta usia pohon yang telah tua sehingga tidak lagi mampu menopang batangnya.
BPBD Kabupaten Boyolali mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan yang dipenuhi pepohonan besar, terutama ketika cuaca tidak menentu.
(*)