Penyakit Hipertensi Jadi Prioritas Bagi Dinkes Nunukan, Sebatik Timur Sumbang Kasus Tertinggi
Junisah July 04, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan mencatat sebanyak 21.677 warga penderita Hipertensi. Kecamatan Sebatik Timur menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni mencapai 3.954 kasus.

Kepala Dinkes Nunukan, Hj Miskia, mengatakan tingginya angka Hipertensi dipengaruhi pertambahan jumlah penduduk, pola hidup masyarakat, serta semakin baiknya sistem pendataan yang dilakukan petugas kesehatan.

Ia menjelaskan dominasi penderita perempuan bukan berarti perempuan lebih rentan terkena Hipertensi dibanding laki-laki.

Menurutnya, perempuan lebih banyak terdata karena lebih sering berada di rumah saat petugas melakukan kunjungan dan lebih rutin memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Dinkes Nunukan Sebut Kasus Malaria Banyak dari Pendatang, Edukasi HIV Menyasar Orang Tua dan Sekolah

"Yang rajin memeriksakan diri memang lebih banyak perempuan. Saat petugas datang ke rumah, yang ditemui juga kebanyakan ibu-ibu, sehingga data yang diperoleh lebih banyak berasal dari perempuan," ujarnya kepada TribunKaltara.com.

Meski demikian, pola makan juga dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi meningkatnya kasus hipertensi.

Hj Miskia menegaskan hipertensi kini telah menjadi salah satu program prioritas penanganan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan.

"Kalau dibilang darurat tidak juga, tetapi memang menjadi prioritas yang harus kita fokuskan melalui upaya pencegahan agar tidak berkembang menjadi komplikasi," katanya.

Berbagai upaya dilakukan mulai dari edukasi masyarakat, deteksi dini, hingga pengobatan rutin bagi penderita agar tekanan darah tetap terkontrol.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.