Tarung Derajat Lampung Jaring Atlet Potensial untuk Porprov dan PON 2028
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 04, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Drajat Lampung mulai memetakan dan menjaring atlet-atlet potensial yang akan masuk ke dalam program pembinaan jangka panjang.

Baca juga: Cabor Gulat dan Tarung Drajat Lampung Kerahkan Kekuatan Penuh Tampil di PON Beladiri 2025

Pasalnya, tahun ini akan ada dua agenda besar, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 dan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Guna menyambut ajang tersebut, Tarung Drajat Lampung untuk pertama kalinya menggelar kejuaraan antar satuan latihan (Satlat) tingkat Provinsi

Kejuaraan yang diikuti ratusan atlet ini berlangsung di GOR Mini PKOR Way Halim sejak Sabtu (4/7/2026) dan dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Taufik mengatakan, ajang bergengsi ini merupakan langkah awal krusial dalam menjaring atlet-atlet potensial sekaligus menjadi parameter untuk mengukur hasil pembinaan olahraga bela diri tersebut menuju ajang yang lebih besar.

Taufik menegaskan bahwa kompetisi antarsatlat memegang peranan vital dalam membangun mental bertanding serta mendongkrak kualitas performa atlet lewat iklim kompetisi yang berkelanjutan.

"Kejuaraan ini menjadi awal yang baik untuk membangun semangat para atlet. Kami ingin atlet Tarung Drajat Lampung memiliki jam terbang yang tinggi sehingga mampu bersaing di tingkat nasional," kata Taufik.

Lebih lanjut, ia meminta agar Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Drajat Lampung bergerak lebih aktif untuk menyelenggarakan kompetisi secara berkala, baik di tingkat antarsatlat maupun antarkabupaten/kota.

Menurutnya, sebuah program pembinaan tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan rutinitas latihan tanpa dibarengi dengan frekuensi pertandingan yang memadai di lapangan.

"Kami berharap ke depan kejuaraan seperti ini bisa dilaksanakan secara terstruktur dan berkesinambungan. Dari sinilah bibit-bibit atlet berprestasi akan lahir untuk memperkuat Lampung di Porprov hingga PON," ujarnya.

Sementara, Ketua Pengprov Tarung Drajat Lampung, Romi Saputra, mengungkapkan bahwa kejuaraan antarsatlat ini merupakan catatan sejarah baru karena baru pertama kali digelar di Provinsi Lampung. 

Adapun perhelatan perdana ini diikuti oleh ratusan petarung dari berbagai daerah, meliputi perwakilan dari Kota Bandar Lampung, Lampung Timur, Metro, Pesisir Barat, hingga Tulang Bawang. 

Ajang ini sekaligus menjadi komparasi dan evaluasi nyata setelah para atlet menjalani program latihan di daerah masing-masing.

"Kami ingin mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani latihan di masing-masing satlat. Dari sini juga akan terlihat atlet-atlet yang layak dipersiapkan menuju Kejurnas dan event yang lebih tinggi," katanya.

Romi menambahkan, kejuaraan ini menjadi bagian penting dari persiapan tim menyongsong Porprov Lampung yang dijadwalkan bergulir pada November mendatang. 

Tak hanya itu, para pemenang dan atlet terbaik dari ajang ini nantinya akan langsung diproyeksikan untuk memperkuat kontingen Lampung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Drajat di Bandung pada Desember 2026. 

Menanggapi target besar dari KONI Lampung, Pengprov Tarung Drajat pun menyatakan kesiapannya untuk berjuang habis-habisan di level nasional.

"Sesuai harapan KONI Lampung, kami tidak ingin sekadar berpartisipasi. Target kami adalah meraih medali emas dan mempersiapkan atlet terbaik agar mampu berprestasi pada PON 2028," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.