BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemberlakuan jadwal pemadaman listrik bergilir oleh PLN ULP Rantau membawa berkah bagi usaha jasa perbaikan genset di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.
Salah satunya dirasakan Iman, mekanik perbaikan dinamo dan mesin genset yang membuka bengkel rumahan di Jalan A Yani, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara.
Saat ditemui, Sabtu (4/7/2026), Iman tampak sibuk memperbaiki sebuah genset yang mengalami kerusakan pada bagian dinamo. Sementara itu, masih ada dua unit genset lainnya yang mengantre untuk diperbaiki.
Iman mengaku dalam beberapa waktu terakhir permintaan jasa perbaikan genset meningkat seiring seringnya pemadaman listrik. Bahkan, tidak sedikit pelanggan yang terpaksa ditolak karena menginginkan perbaikan selesai dalam waktu singkat.
"Yang saya utamakan dulu adalah genset dengan kerusakan berat dan sedang. Kalau semuanya diterima sekaligus, khawatir penyelesaiannya tidak maksimal," ujarnya.
Menurut Iman, kerusakan berat umumnya terjadi pada bagian dinamo sehingga memerlukan penggantian komponen. Sedangkan kerusakan kategori sedang biasanya terjadi pada karburator mesin.
Baca juga: HST Tekan Limbah Makanan Lewat Gerakan Selamatkan Pangan
Untuk menyelesaikan satu unit genset, estimasi waktu pengerjaan berkisar antara satu hingga dua hari, tergantung tingkat kerusakannya.
Sementara biaya jasa perbaikan untuk kerusakan ringan dipatok mulai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Adapun kerusakan sedang hingga berat disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan penggantian suku cadang.
Iman mengatakan, sebagian besar genset yang masuk ke bengkelnya mengalami kerusakan karena terlalu lama tidak digunakan.
"Biasanya genset baru dipakai lagi saat ada pemadaman listrik bergilir. Karena lama menganggur, saat dinyalakan justru muncul berbagai kendala," katanya.
Ia pun membagikan tips perawatan agar genset tetap dalam kondisi prima meski jarang digunakan.
Menurutnya, bahan bakar yang tersisa di dalam karburator sebaiknya dikuras atau dihabiskan apabila genset tidak akan dipakai dalam waktu lama.
"Kalau bensin dibiarkan terlalu lama di karburator, apalagi ada campuran oli samping pada jenis mesin tertentu, bisa memengaruhi performa mesin saat akan digunakan kembali," jelas Iman.
Ia menyarankan pemilik genset untuk menyalakan mesin secara berkala dan melakukan perawatan rutin agar perangkat tetap siap digunakan ketika terjadi pemadaman listrik. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)