Konten Edukasi Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda Raih 4,8 Juta Views
Hasriyani Latif July 04, 2026 08:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Kampanye keselamatan berkendara yang digagas para duta keselamatan Astra Honda menarik perhatian jutaan masyarakat di media sosial. 

Mereka sukses mengumpulkan 4,8 juta views di sejumlah platform media sosial melalui ratusan konten edukatif yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap budaya berkendara yang aman.

Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda adalah perwakilan generasi muda (siswa, guru, dan mahasiswa) binaan Yayasan Astra Honda Motor (AHM) yang bertugas menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan budaya keselamatan berkendara atau safety riding. 

Mereka aktif menyebarkan kampanye cari aman dengan konten kreatif di media sosial.

Capaian tersebut diraih melalui 247 konten digital yang diproduksi para peserta dalam rangka Safety Riding Camp (SRC) 2026 yang digelar Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM).

SRC diikuti 128 duta keselamatan berkendara Astra Honda yang sebelumnya lolos seleksi regional sejak April 2026. 

Sementara puncak kegiatan akan berlangsung 7-9 Juli 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Asmo Sulsel Ingatkan Mahasiswa Unibos: Helm hingga Safety Check Bisa Kurangi Risiko Kecelakaan

Menjelang grand final, sebanyak 53 peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia menjalani pembekalan intensif untuk mempersiapkan kompetisi. 

Dari jumlah tersebut, hanya 36 finalis yang akan melaju ke puncak acara.

Para finalis berasal dari siswa dan guru SMA/sederajat yang mewakili enam Safety Riding Lab Astra Honda, sembilan mahasiswa dari dua perguruan tinggi, serta delapan guru PAUD dari Medan, Yogyakarta, dan Karawang.

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan Safety Riding Camp merupakan kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk memperkuat peran generasi muda dalam membangun budaya keselamatan berkendara yang berkelanjutan. 

Dengan memanfaatkan kekuatan media sosial, kegiatan diharapkan efektif dan dapat menjangkau banyak audiens karena melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan tertib dan aman di jalan raya.

AHM melihat generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keselamatan berkendara. 

"Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri pada gelaran SRC 2026, kami tidak hanya mencari duta keselamatan terbaik, tetapi juga memperkuat kompetensi mereka agar mampu menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara kreatif, efektif, dan menjangkau lebih banyak masyarakat," jelas Muhib dalam keterangan tertulisnya ke Tribun-Timur.com via Astra Motor Sulsel, Sabtu (4/7/2026).

Salah satu finalis, Imam Utomo dari SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen mengaku bangga mendapat kesempatan mengikuti ajang nasional tersebut.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama Safety Riding Camp dapat memperluas dampak edukasi keselamatan berkendara di lingkungan sekitarnya..

"Saya sangat antusias mengikuti Final Safety Riding Camp 2026 karena akan mendapatkan banyak pengalaman dan kompetensi baru dengan harapan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak lebih banyak masyarakat," jelas Imam.

Pada SRC 2026, seluruh finalis akan menghadapi berbagai tantangan dan pembekalan untuk memperkuat kompetensi mereka sebagai duta keselamatan berkendara. 

Peserta tak hanya mengikuti kompetisi yang menguji pemahaman teori keselamatan berkendara, keterampilan berkendara, simulasi menggunakan Honda Riding Trainer (HRT), serta kemampuan edukasi yang dinilai Astra Honda Licence Instructor (AHLI).

Tapi juga akan memperoleh berbagai pelatihan pendukung. 

Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Yayasan AHM terus berkomitmen untuk memperluas manfaat edukasi keselamatan berkendara melalui hadirnya berbagai fasilitas dan duta keselamatan yang tersebar di seluruh Indonesia.

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.