TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Kontingen asal Wajo, Askar dan Agustan, meraih emas cabang olahraga Double Man Petanque Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel.
Cabor Daouble Man Petanque adalah nomor pertandingan dalam cabang olahraga Petanque yang dimainkan secara beregu dengan formasi dua orang pemain pria dalam setiap timnya.
Olahraga asal Prancis ini bertujuan melempar bola besi atau bosi sedekat mungkin dengan bola target dari kayu yang disebut boka atau cochonnet. Setiap pemain memegang masing-masing 3 bola besi.
Cabor Double Man Petanque digelar Lapangan Petanque kawasan Stadion Ganggawa, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sabtu (4/7/2026).
Pasangan Askar dan Agustan tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Kota Makassar dengan skor tipis 12-11 pada partai final.
Baca juga: Belajar Otodidak Pakai Media Digital, Guru SDN 145 Barru Raih Juara 2 Porsenijar di Sidrap
Kemenangan tersebut diraih melalui permainan yang sabar, konsisten, dan akurat hingga poin terakhir.
Pelatih Petanque Wajo, Muhammad Haris Sultan, mengatakan keberhasilan anak asuhnya merupakan buah dari latihan yang dijalani secara rutin selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, kedisiplinan dan kekompakan menjadi modal utama hingga mampu menembus podium tertinggi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil ini. Sejak awal kami tidak membebani atlet dengan target juara," ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet petanque Wajo untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas pembinaan olahraga tersebut di daerah.
Petanque memiliki peluang besar berkembang karena dapat dimainkan oleh berbagai kalangan usia dan tidak membutuhkan lapangan yang terlalu luas.
Namun, pembinaan akan semakin optimal jika didukung fasilitas latihan yang memadai.
“Kami berharap fasilitas lapangan petanque di Wajo dapat terus ditingkatkan. Dengan sarana latihan yang lebih representatif, proses pembinaan atlet akan semakin maksimal,” katanya.
Raihan medali emas nomor Double Man menjadi awal yang manis bagi kontingen PGRI Kabupaten Wajo pada Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026.