TRIBUNSUMSEL.COM - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 menjadi awal dimulainya babak baru bagi dari kehidupan siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Melalui kegiatan MPLS, siswa akan beradaptasi dengan suasana dan lingkungan sekolah yang baru.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis rujukan kegiatan MPLS Ramah yang dapat dilakukan di Tahun ajaran 2026/2027
Mengutip dokumen resmi Rujukan Kegiatan MPLS 2026 oleh Kemendikdasmen, MPLS Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan, dengan memuliakan dan menghormati hak anak melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira.
Langkah awal mewujudkan pesan Presiden untuk menumbuhkan generasi: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati dan mencintai orang tua dan guru, belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air Indonesia.
- MPLS menjadi meeting point untuk membangun perkenalan dan kebersamaan, sekaligus melting point yang menyatukan murid baru dengan nilai, budaya, dan kebiasaan positif sekolah.
- MPLS menjadi proses awal untuk mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus menyiapkan murid secara intelektual, sosial, dan emosional.
- MPLS menjadi ruang eksplorasi potensi murid baru, termasuk pengenalan nilai-nilai pendidikan karakter.
- MPLS menumbuhkan semangat baru, cita-cita, dan motivasi sekaligus memberi ruang bagi murid untuk menunjukkan bakat, minat, dan potensi dirinya.
- Materi MPLS disampaikan secara gembira dan edukatif, mencakup bahaya narkoba, judi online, kecanduan gim daring, pembatasan media sosial, serta PP Tunas. MPLS sebagai bagian dari usaha membangun budaya sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
- MPLS menjadi pintu awal sekolah mengenal setiap individu murid baru, sehingga sekolah bisa menyiapkan rencana pembelajaran yang sesuai kebutuhan
- MPLS harus bebas dari perpeloncoan, termasuk praktik kekerasan, intimidasi, atau keterlibatan alumni dalam kegiatan yang tidak mendidik.
Sebelum pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah melakukan sosialisasi program MPLS Ramah kepada orang tua/wali murid melalui surat resmi, pertemuan tatap muka, atau media komunikasi lain yang efektif.
Pelaksanaan MPLS Ramah terdiri atas materi utama dan materi pilihan. Beberapa materi utama juga telah disesuaikan dengan program prioritas Presiden yaitu Gerakan ASRI dan Gerakan Rukun Sama Teman
Materi Utama
Materi Pilihan TK
● Kesehatan tubuh dan Menjaga diri
● Bermain permainan tradisional
● Menjaga diri dari pemberian orang asing
Materi Pilihan SD
● Ciri Khas dan Kebutuhan Sekolah
● Bahaya NAPZA: “Permen dari Orang
Materi Pilihan SMP
● Pencegahan NAPZA (Narkotika,
Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya)
● Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah
Materi Pilihan SMA/K
● Bahaya NAPZA
● Fenomena Sosial (Perilaku Remaja)
● Budaya Sekolah: Berbasis Kekhasan Sekolah
● Pengenalan Budaya K3 (5R/5S)
Materi Pilihan SLB
● Pengenalan Ciri Khas Sekolah (TKLB - SMALB)
● Mengenal Bagian Tubuh (TKLB dan SDLB)
● Menjaga Diri (TKLB dan SDLB)
● Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba (SMPLB dan SMALB)
● Kesehatan Remaja (SMPLB dan SMALB)
Rujukan kegiatan MPLS Ramah dapat diunduh pada tautan berikut >>>
Baca juga: Kumpulan Teta-teki MPLS Terbaru 2026 dan Jawaban, Soal Snack, Makanan Hingga Minuman