Libur Sekolah Tak Lagi Bergantung Satu Kapal, KMP Aceh Hebat 2 Kembali Perkuat Layanan Sabang
Nur Nihayati July 05, 2026 07:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Setelah hampir dua pekan tidak beroperasi akibat insiden ledakan di ruang mesin, KMP Aceh Hebat 2 dipastikan kembali melayani lintasan Ulee Lheue - Balohan mulai Minggu (5/7/2026).

Kembalinya kapal tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat karena kapasitas angkut penumpang dan kendaraan kembali bertambah di tengah tingginya mobilitas selama masa libur sekolah.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan pihaknya telah menerima persetujuan untuk kembali mengoperasikan KMP Aceh Hebat 2 setelah seluruh tahapan pemeriksaan teknis dinyatakan selesai.

"Kami baru dapat persetujuan untuk AH2 operasional kembali," kata Andri kepada Serambinews.com, Sabtu (4/7/2026).

Selama KMP Aceh Hebat 2 tidak beroperasi, layanan penyeberangan hanya mengandalkan armada yang tersedia sehingga kapasitas angkut berkurang.

Baca juga: KMP Aceh Hebat 2 Kembali Beroperasi, Layani Penyeberangan Sabang - Banda Aceh Mulai Besok Minggu

Kondisi itu sempat memicu antrean kendaraan dan penumpang, terutama pada akhir pekan dan masa libur sekolah ketika permintaan perjalanan menuju maupun dari Sabang meningkat.

Berdasarkan jadwal PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, KMP Aceh Hebat 2 akan kembali beroperasi secara bergantian dengan KMP BRR pada lintasan Ulee Lheue - Balohan dan sebaliknya mulai Minggu.

Kembalinya kapal tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean, mempercepat distribusi penumpang dan kendaraan, serta membuat pelayanan penyeberangan kembali berjalan lebih optimal.

Sebelum kembali dioperasikan, kapal menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan seluruh aspek keselamatan pelayaran telah terpenuhi. Pemeriksaan tersebut melibatkan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai lembaga yang berwenang melakukan verifikasi kelaikan kapal.

"Setelah seluruh pemeriksaan teknis selesai dan dinyatakan layak, kapal dapat kembali melayani masyarakat," ujar Andri.

Sebelumnya proses pelepasan garis polisi di Pelabuhan Ulee Lheue turut disaksikan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, KSOP Kelas IV Malahayati, Dinas Perhubungan Aceh, serta manajemen PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh.

Pemerintah Aceh juga mengajukan permohonan kepada Polda Aceh agar KMP Aceh Hebat 2 dapat segera dioperasikan kembali untuk membantu memenuhi kebutuhan penyeberangan selama lonjakan penumpang pada masa libur sekolah.

Seperti diketahui, KMP Aceh Hebat 2 dihentikan operasionalnya setelah terjadi ledakan di ruang mesin saat kegiatan praktik taruna Politeknik Pelayaran Malahayati.

Insiden tersebut mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar, sementara tiga taruna meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Ketiga korban meninggal dunia masing-masing Fahri Herdi Eko, Muhammad Bilal Ramzi, dan Muhammad Zulfikar.

Hingga kini, penyidik Polda Aceh masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk memastikan penyebab pasti ledakan di ruang mesin kapal.

Dengan kembali beroperasinya KMP Aceh Hebat 2, layanan penyeberangan Ulee Lheue - Balohan diharapkan kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada satu kapal untuk memenuhi kebutuhan perjalanan menuju maupun dari Kota Sabang selama periode libur sekolah.(*)

Baca juga: Lonjakan Penumpang, Kapal Cepat Banda Aceh - Sabang Tambah Trip pada Jumat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.