Kronologi Bocah Tenggelam di Tambak Buleleng, Muhammad DF dan FA Ditemukan Mengambang
Ida Ayu Suryantini Putri July 05, 2026 07:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Peristiwa tragis terjadi di Banjar Dinas Kerta Kawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, dua orang bocah laki-laki diduga terjatuh saat mencari ikan di tambak.

Jasadnya ditemukan mengambang di tambak milik warga.

Kedua korban tersebut bernama Muhammad DF (7) dan Muhammad FA (6). 

Kejadian nahas tersebut berawal saat Abdul Aziz mendatangi rumah Mujiat untuk mencari keberadaan anaknya yakni Muhammad DF.

Baca juga: Puluhan KK Warga Yeh Buah Krisis Air Bersih, Diduga Dampak Penggunaan ABT Perusahaan Tambak 

Namun Mujiat mengaku tidak mengetahui keberadaan bocah tersebut.

"Keduanya kemudian berinisiatif mencari ke area tambak benih bandeng milik warga sekitar yang berada tidak jauh dari rumah korban. Di lokasi inilah mereka mendapati jasad kedua korban dalam keadaan mengambang," ungkapnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Sabtu (4/7/2026). 

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), Abdul dan Mujiat langsung mengevakuasi jasad korban dari tambak, kemudian segera membawanya ke Puskesmas Gerokgak I untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Namun sayangnya, tim medis menyatakan kedua korban telah meninggal dunia.

Baca juga: Misteri Jasad Wanita Berbaju Pramuka di Tambak, Keluarga Sempat Ragukan Identitas: Rika Sudah Lulus

Di sisi lain, pihak Polsek Gerokgak yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kedua bocah tersebut terjatuh ke dalam bak rotifer saat mencari ikan-ikan kecil di sekitar tambak.

"Bak rotifer tempat kejadian memiliki ukuran sekitar 4 x 2 meter dengan kedalaman 2 meter dan tinggi air sekitar 1,5 meter," sebutnya.

Iptu Yohana menambahkan, pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Kedua jasad korban juga sudah dibawa ke rumah duka, untuk selanjutnya dimakamkan usai salat Ashar. 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain.

Terutama di sekitar tambak, saluran irigasi, sungai, kolam maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan. 

"Pemilik tambak dan lahan budidaya juga diharapkan memasang pagar, penutup, atau tanda peringatan pada bak-bak penampungan air guna mencegah kejadian serupa terulang," tandasnya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.