Remaja Bersajam Diduga Geng Motor Teror Warga Jambi, Beraksi Siang dan Dini Hari
Darwin Sijabat July 05, 2026 08:04 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Aksi anarkisme kelompok remaja yang diduga kuat merupakan komplotan geng motor kembali mengguncang ketenangan warga Kota Jambi.  

Tidak lagi sembunyi-sembunyi di malam hari, kelompok yang menamakan diri mereka "Rombongan Budak Talegu Hanyut" ini kini berani menunjukkan taringnya secara terang-terangan di siang bolong.  

Jagat maya pun dihebohkan oleh dua unggahan video dari akun Instagram @jambihits_id yang memperlihatkan betapa mencekamnya situasi jalanan Kota Jambi akibat ulah brutal para remaja bermadesu (masa depan suram) ini. 

Teror Siang Bolong di Kampung Manggis 

Keresahan pertama memuncak saat video aksi kejar-kejaran kelompok ini beredar pada Jumat sore, 3 Juli 2026.  

Berlokasi di kawasan Kampung Manggis, Kota Jambi, belasan remaja berkendara secara ugal-ugalan sambil menenteng senjata tajam (sajam) berukuran besar.  

Kehadiran mereka di tengah aktivitas warga yang padat jelas memicu kepanikan luar biasa bagi para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. 

Melalui rekaman CCTV, terlihat situasi sebuah pertigaan jalan perumahan beraspal pada siang hari yang terang dengan sebuah mobil SUV putih terparkir di pinggir jalan. 

Baca juga: Geng Motor Kian Meresahkan, Polda Jambi Akan Tindak Tegas

Baca juga: Klaim G30S/PKI Roy Suryo Diragukan, Pengacara Sebut Video Utuh Disensor

Di tengah jalan, belasan remaja pria tanpa helm mengendarai sepeda motor matic secara berkerumun.  

Beberapa di antaranya turun dari motor, berlarian, dan tampak jelas mengacungkan serta membawa senjata tajam panjang sejenis celurit atau parang di tangan mereka untuk saling mengejar.  

Beberapa pengendara motor lain yang hendak melintas terpaksa berhenti dan berbalik arah karena jalanan diadang oleh kelompok tersebut.  

Suara dalam video didominasi oleh suara deru knalpot motor yang bising serta suara teriakan-teriakan provokasi yang samar di kejauhan akibat jarak kamera CCTV. 

Ketakutan warga di lokasi ini teermin dari komentar salah satu netizen, @mit***, yang mengaku pernah berpapasan langsung dengan komplotan tersebut: 

"Sering nian di situ, prnh lewat ktmu budak segerombolan madesu bawak sajam lngsg berhenti di tmpt es krim tianlala , dk berani LNjut nengok budak madesu bwk sajam cari aman be, coba lah dek” dkush bawak sajam tangan kosong, manolah berani," tulisnya. 

Aksi Brutal Dini Hari

Belum reda trauma warga akibat aksi siang hari, kelompok geng motor ini kembali membuat ulah pada Sabtu dini hari, 4 Juli 2026, sekira pukul 03.35 WIB.  

Mereka sengaja memanfaatkan keheningan malam saat matahari tidak terlihat untuk memamerkan senjata tajam dan memprovokasi lawan di jalanan umum Kota Jambi. 

Baca juga: Tawuran Geng Motor di Jambi Tewaskan Seorang Pemuda, Pelaku Diburu

Baca juga: Intelijen AS Bocorkan Rencana Serangan Rusia, Polandia Siaga Satu

Berdasarkan file rekaman amatir unggahan akun yang sama, terlihat situasi berlatar malam hari yang gelap di area pertokoan pinggir jalan.  

Beberapa dari mereka berjalan kaki di tengah jalan sambil memegang senjata tajam panjang dan kayu, sementara sebagian lagi bersiap di atas motor. 

Ketegangan memuncak saat sebuah motor melesat kencang membelah kerumunan, dibarengi dengan aksi salah satu remaja yang menyeret senjata tajamnya ke aspal jalan hingga memicu cipratan dan percikan api merah yang membubung terang ke udara. 

Suara dari video amatir ini pun merekam situasi mencekam tersebut secara jelas: 

"Woi... Parang manolah? ... Jangan nunduk! ... Maju kau! Maju! Maju kau! Woi maju!"  

Terdengar juga suara histeris dari para pelaku yang saling menantang diiringi suara gesekan besi senjata tajam di aspal serta deru motor yang dipacu ekstrem. 

Geram dengan situasi keamanan yang kian memburuk, akun @jambihits_id dalam unggahan keduanya menuliskan keresahan mendalam yang mewakili jeritan hati masyarakat: 

"Kiro-Kiro Kalau warga bertindak dengan Caronyo Sendiri Masuk Penjaro idak Kito Lur ? Lah Bosannnn Niannnnnn Nengok Yang Model Ini. Kejadian Sabtu Dini Hari (04 Juli 2026) Sekira Pukul 03.35 WIB, di Kota Jambi," bunyi keterangan tersebut. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.