Minta Maaf, Pengendara Motor Mengaku Anggota TNI yang Viral karena Melintas di Trotoar Kota Depok
Irwan Wahyu Kintoko July 05, 2026 09:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Syaiful Anwar, pengendara motor yang viral karena mengaku sebagai anggota TNI saat melintas di trotoar Jalan Kartini, Depok, Jawa Barat, menyampaikan permintaan maaf.

Belakangan diketahui, pria tersebut bukan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), melainkan karyawan di bidang marketing.

Kasus ini bermula dari video perdebatan antara Syaiful dan pejalan kaki bernama Cae yang viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di trotoar Jalan Kartini, Depok, pada Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Copet Sindikat Incar WNA di Trotoar LRT Setiabudi, Korban Tak Sadar Dompetnya Dikuras

Dalam video tersebut, Cae menegur Syaiful karena mengendarai motor di atas trotoar dari arah berlawanan.

Menurut Cae, trotoar merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki sehingga tidak boleh digunakan kendaraan bermotor.

"Saat sampai di depan aku, aku adang lalu aku tegur," kata Cae.

Namun, alih-alih mengakui kesalahannya, Syaiful justru mengaku sebagai anggota TNI.

Baca juga: Satpol PP Tertibkan 5 Lapak Pedagang yang Jual Hewan Kurban di Trotoar Jakarta Pusat

"Saya ini tentara, mbak," ujar Syaiful dalam video yang beredar.

Meski demikian, Cae tetap meminta pengendara tersebut turun ke jalan raya dan menegaskan bahwa status apapun tidak membenarkan pelanggaran terhadap hak pejalan kaki.

"Saya enggak peduli Anda anggota atau bukan, saya mau pergi lewat sini, saya mau ke gereja, jangan bikin saya emosi, kalau ada tindakan yang tidak benar, kita seharusnya tidak mengikuti," balas Cae.

Saat perdebatan berlanjut, Cae kembali mengingatkan bahwa trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Baca juga: Viral Cekcok Anggota Polisi dengan Pria Berbaju Loreng di Jakarta Timur, Ini Kata Polda Metro Jaya

"Ini buat jalan kaki, bukan buat motor," kata dia.

Sementara itu, Syaiful berdalih banyak pengendara lain juga menggunakan trotoar dan rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Banyak lho orang-orang yang ini semuanya, terus kenapa? Rumah saya di sini, deket sini, saya lewat sini," katanya.

Perdebatan tersebut berakhir setelah Cae memilih melanjutkan perjalanannya.

Bukan Anggota TNI

Setelah videonya viral, Syaiful menyampaikan klarifikasi melalui video yang diterima Kompas.com pada Sabtu (4/7/2026).

Di video tersebut, ia didampingi dua anggota TNI Angkatan Darat.

Syaiful menegaskan bahwa dirinya bukan prajurit TNI seperti yang sempat diakuinya saat berdebat dengan pejalan kaki.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing ingin mengklarifikasi bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," kata Syaiful.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada institusi TNI karena telah mencatut nama lembaga tersebut.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh anggota TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," ujarnya.

Selain itu, ia meminta maaf kepada pejalan kaki karena menggunakan trotoar sebagai jalur motor dan melawan arus.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas menilai tindakan Syaiful berpotensi mencoreng nama baik institusi TNI dan tidak patut ditiru.

Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan juga perlu diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami harapkan penegak hukum menegakkan aturan dan sanksi bagi pelanggar," kata Nas.

 

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.