Bukan Turnamen Biasa, Kejurkab PBSI Batang 2026 Ternyata Jadi Pintu Menuju Panggung Nasional
muh radlis July 05, 2026 11:10 AM

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) PBSI Batang 2026 bukan sekadar kompetisi tahunan, ajang yang diikuti 188 atlet dari tujuh klub bulu tangkis  Se Kabupaten Batang itu menjadi pintu awal pembentukan skuad masa depan Batang untuk menghadapi berbagai kejuaraan tingkat Jawa Tengah hingga nasional.


Selama tiga hari, 3 - 5 Juli 2026, Gedung Korpri Batang dipenuhi pertandingan dari pagi hingga malam. 


Atlet kategori usia dini, anak, pemula, remaja hingga nomor ganda dewasa saling menunjukkan kemampuan demi menarik perhatian tim pembinaan PBSI Batang.


Ketua Panitia Kejurkab PBSI Batang, Dwi Atmoko, mengatakan seluruh hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk memetakan atlet-atlet potensial yang layak mendapat pembinaan lebih lanjut.


"Targetnya mencari atlet asli Batang yang memiliki potensi untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional. Mereka yang tampil baik tentu akan mendapat perhatian dalam program pembinaan berikutnya," kata Dwi kepada Tribunjateng, Minggu (5/7/2026). 


Menurutnya, Kejurkab menjadi langkah awal sebelum para atlet menghadapi agenda pertandingan yang lebih berat. 

Baca juga: Bau Menyengat di Selokan Solo Ternyata Berasal dari Jasad Bayi yang Dibuang Pakai Kresek Hitam


Dalam waktu dekat, PBSI Batang juga akan menggelar DPRD Cup 2026 yang direncanakan diikuti peserta lintas karesidenan sehingga tingkat persaingan akan semakin tinggi.


"Ajang itu menjadi kesempatan bagi atlet Batang mengukur kemampuan menghadapi lawan dari daerah lain. Persiapannya harus lebih matang karena kualitas persaingan tentu meningkat," ucapnya. 


Dwi menilai perkembangan atlet muda Batang menunjukkan tren positif. 


Pola permainan dan mental bertanding dinilai semakin baik setelah rutin mengikuti berbagai turnamen di Jawa Tengah.


Meski demikian, prestasi Batang masih perlu ditingkatkan. 


Pada ajang Porprov Jawa Tengah 2025, sektor ganda campuran baru mampu menembus babak semifinal.


"Kami ingin minimal mempertahankan pencapaian itu, kemudian secara bertahap meningkat. Karena itu pembinaan usia dini menjadi fokus utama agar prestasi Batang terus berkembang," jelasnya.


Satu di antara peserta, Elnino, memanfaatkan liburan sekolah dengan mengikuti Kejurkab sebagai bagian dari persiapan menuju Sirkuit Nasional (Sirnas) Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.


Didampingi ayahnya yang juga menjadi pelatih, ia menjalani latihan intensif setiap hari selama masa liburan agar kondisi tetap terjaga.


"Liburan justru dipakai untuk latihan supaya siap menghadapi kejuaraan berikutnya. Targetnya bisa tampil maksimal di Sirnas Yogyakarta," kata Elino. 


Bagi Elnino, mengikuti Kejurkab menjadi pengalaman berharga sekaligus cara mengisi libur sekolah dengan kegiatan yang produktif.


Melalui Kejurkab 2026, PBSI Batang berharap semakin banyak bibit pebulu tangkis berbakat yang lahir dan mampu mengangkat prestasi Kabupaten Batang di tingkat Jawa Tengah hingga nasional dalam beberapa tahun mendatang.


"Senang bisa latihan dan bertanding saat liburan. Jadi waktu tidak terbuang sia-sia, sekaligus menambah pengalaman untuk menghadapi pertandingan berikutnya," tutupnya. (Ito) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.