TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Dengan wajah babak belur, seorang pria berinisial AP asal Banyuwangi, Jawa Timur diamankan ke Polsek Banjar.
Pria 30 tahun itu diduga masuk ke rumah warga untuk mencuri tabung gas, sebelum akhirnya ketahuan.
Aksi percobaan pencurian itu dilakukan AP pada Kamis (2/7/2026), sekitar pukul 23.35 Wita.
Sasarannya adalah rumah milik Hariono yang berlokasi di Banjar Dinas Enjung Sangiang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Baca juga: Teror Pencurian di Peliatan Ubud Bali, Elpiji Hingga 16 Bebek Hilang Meski Banyak CCTV
Saat kejadian, pedagang asal Malang, Jawa Timur itu tengah asyik menonton pertandingan piala dunia 2026 di televisi.
Beruntung, aksi tersebut dipergoki anak Hariono bernama Rahul Asrarullah, yang saat itu masih terjaga dan sedang bermain ponsel di kamarnya.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan Rahul melihat sesosok pria melongok dari dalam rumah.
Menyadari ada orang asing, pemuda 25 tahun itu langsung keluar untuk memastikan.
Baca juga: AKBP Kadek Citra Geser ke Mabes Polri, Pernah Ungkap Pencurian Emas hingga Pembalakan Liar di Bali
"Karena curiga, saksi kemudian keluar kamar untuk mengecek. Ternyata benar ada seorang pria tak dikenal yang saat itu sedang berusaha mengambil satu tabung gas yang masih terpasang di dapur," jelasnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Minggu (5/7/2026).
Pelaku diduga masuk ke rumah melalui pintu belakang.
Saat aksinya dipergoki, AP langsung mengurungkan niat membawa tabung gas tersebut dan berusaha kabur. Rahul kemudian mengejar hingga terjadi perkelahian di luar rumah.
Saat itulah Hariono mendengar teriakan anaknya bahwa ada maling.
Baca juga: Kasus Pencurian di Sukawati, Pelaku Ambil 50 Ribu, Korban Tak Menuntut
Pria 59 tahun itu bergegas menghampiri sumber suara, kemudian ikut memegangi pelaku agar tidak kabur. Sebab ia sempat melakukan perlawanan.
Keesokan harinya, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.30 Wita, keluarga korban kembali memeriksa sekitar rumah.
Mereka menemukan dua tabung gas elpiji 3 kilogram di dekat lokasi kejadian.
Setelah dicek, kedua tabung tersebut merupakan milik korban yang sebelumnya sudah tidak berada di tempat penyimpanannya.
"Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp400 ribu," kata Iptu Yohana.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Banjar dengan dugaan tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan.
Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*)