TRIBUNGORONTALO.COM – Gelombang penurunan harga melanda sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di awal bulan ini.
Terhitung sejak 1 Juli 2026, PT Pertamina (Persero) resmi memangkas harga beberapa produk unggulannya secara nasional dengan nominal yang cukup signifikan. Memasuki hari Minggu (5/7/2026), penyesuaian tarif baru ini sudah bisa dinikmati oleh para pengendara di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Gorontalo.
Kebijakan penurunan harga pada varian bahan bakar kelas atas ini diharapkan mampu memberikan angin segar bagi mobilitas masyarakat di Serambi Madinah. Pengendara di Gorontalo kini dapat menikmati efisiensi biaya perjalanan berkat turunnya harga pada sejumlah produk nonsubsidi Pertamina.
Jika membandingkan angka di papan SPBU sebelum penyesuaian, penurunan harga untuk jenis BBM nonsubsidi di tingkat nasional terbilang sangat drastis, bahkan ada yang menyentuh angka penurunan hingga Rp3.000 per liter.
Untuk wilayah Provinsi Gorontalo sendiri, varian Pertamax Turbo kini mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan. Bahan bakar dengan oktan tinggi ini sekarang dibanderol di angka Rp19.750 per liter.
Langkah serupa juga diikuti oleh lini produk diesel milik Pertamina di Gorontalo. Harga Dexlite tercatat mengalami penurunan dan kini berada di angka Rp20.150 per liter, menjadikannya pilihan yang lebih ekonomis untuk kendaraan niaga dan mesin diesel harian.
Sementara itu, bagi pengguna kendaraan yang membutuhkan performa maksimal dari varian Pertamina Dex, mereka juga bisa tersenyum lebar. Di Gorontalo, harga Pertamina Dex kini ikut terpangkas menjadi Rp21.650 per liter.
Di sisi lain, harga untuk jenis Pertamax justru terpantau tidak mengalami pergerakan sama sekali pada awal Juli ini.
Bahan bakar dengan RON 92 tersebut masih bertengger stabil di angka Rp16.650 per liter untuk wilayah Gorontalo, posisi harga yang belum berubah sejak penyesuaian terakhir pada pertengahan Juni 2026 lalu.
Meskipun harganya stagnan dan tidak ikut turun seperti varian lainnya, keandalan Pertamax tampaknya tetap menjadikannya pilihan utama yang paling rasional bagi sebagian warga Gorontalo demi menjaga kualitas mesin kendaraan mereka agar tetap prima.
Kendati demikian, pantauan di sejumlah SPBU menunjukkan bahwa antrean untuk jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap terpantau padat. Banyak pengendara yang masih bertahan menggunakan Pertalite demi menghemat pengeluaran harian mereka.
Hal ini terbilang wajar mengingat situasi ekonomi saat ini, di mana tidak hanya sektor energi yang fluktuatif, namun banyak kebutuhan pokok serta sembako lainnya juga ikut mengalami kenaikan harga di pasaran.
Baca juga: Siap-Siap! Ini 5 Bansos Pemerintah yang Cair Mulai Juli 2026, Cek NIK Anda Sekarang!
Bagi Anda warga Gorontalo yang ingin melakukan pengisian bahan bakar hari ini, berikut adalah rincian lengkap harga BBM di SPBU Pertamina setempat:
Sebagai referensi tambahan, berikut adalah rincian harga BBM di provinsi tetangga se-wilayah Sulawesi per 5 Juli 2026 yang memiliki nominal seragam dengan Gorontalo:
Sulawesi Utara
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp21.650
Pertalite: Rp10.000
Biosolar Subsidi: Rp6.800
Sulawesi Tengah
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp21.650
Pertalite: Rp10.000
Biosolar Subsidi: Rp6.800
Sulawesi Tenggara
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp21.650
Pertalite: Rp10.000
Biosolar Subsidi: Rp6.800
Sulawesi Selatan
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Pertamina Dex: 21.650
Pertalite: Rp10.000
Biosolar Subsidi: Rp6.800
Sulawesi Barat
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp21.650
Pertalite: Rp10.000
Biosolar Subsidi: Rp6.800