Prosesi salat jenazah untuk mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung pada Minggu (5/7/2026) sebagai hari ketiga rangkaian upacara pemakaman nasional.
Acara tersebut diperkirakan kembali dihadiri jutaan pelayat yang memadati ibu kota Teheran.
Panitia penyelenggara mengumumkan salat jenazah akan dipimpin oleh seorang tokoh agama terkemuka.
Pada malam harinya, jenazah Khamenei akan dipindahkan dari Grand Mosalla Teheran sebagai persiapan prosesi pemakaman pada Senin (6/7).
Sebagai informasi, lautan massa telah memenuhi lokasi untuk mengikuti penghormatan terakhir kepada pemimpin Iran tersebut.
Para pelayat mengenakan pakaian hitam, mengibarkan bendera merah yang melambangkan pembalasan dan penegakan keadilan, serta memukul dada sebagai bentuk duka.
Seruan bernada anti-Amerika dan tuntutan balas dendam juga menggema selama upacara berlangsung.
Peti jenazah Khamenei bersama empat anggota keluarganya yang turut tewas ditempatkan di atas panggung utama.
Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memberikan penghormatan terakhir.
Pihak berwenang memperkirakan jumlah pelayat yang hadir di Teheran mencapai lebih dari 10 juta orang.