TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang resmi mengoperasikan rangkaian Kereta Ekonomi Premium untuk KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP).
Pengoperasian rangkaian baru ini merupakan bagian dari upaya KAI meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman tanpa menaikkan tarif.
Meski fasilitasnya meningkat, sebagian masyarakat mengeluhkan ketersediaan tiket KA Rajabasa yang dinilai cepat habis.
Menanggapi keluhan tersebut, Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa tiket KA Rajabasa sebenarnya sudah dapat dipesan secara daring (online) sejak H-45 sebelum keberangkatan.
Pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal mitra resmi lainnya.
"Tiket kereta api sudah dijual secara daring sejak H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Karena itu, banyak pelanggan yang telah melakukan pembelian lebih awal. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dan memesan tiket sejak jauh-jauh hari," kata Aida saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Minggu (5/7/2026).
Aida menambahkan, pengoperasian Kereta Ekonomi Premium ini merupakan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang modern, aman, dan nyaman dengan tarif yang tetap merakyat.
Sebelumnya, KA Rajabasa menggunakan kereta ekonomi dengan konfigurasi tempat duduk 3-2 yang saling berhadapan.
Kini, seluruh rangkaian diubah menjadi kelas Ekonomi Premium dengan konfigurasi kursi 2-2 yang searah atau tidak saling berhadapan, sehingga memberikan ruang gerak yang lebih lega.
Baca juga: KAI Palembang Resmikan Kereta Ekonomi Premium untuk KA Rajabasa, Fasilitas Lebih Nyaman
Rangkaian baru ini juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti kursi ergonomis yang dapat diatur kemiringannya (reclining seat), pendingin ruangan (AC) sentral, serta colokan listrik di setiap nomor kursi.
Meski kapasitas per kereta berkurang dari 106 menjadi 80 tempat duduk, tarif perjalanan dipastikan tetap sebesar Rp32.000 untuk relasi Kertapati–Tanjungkarang maupun sebaliknya.
"Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas dengan ruang duduk yang lebih lega dan fasilitas lengkap. Kami berharap KA Rajabasa tetap menjadi pilihan utama mobilitas wilayah Sumatra Selatan hingga Lampung," tambah Aida.
Antusiasme warga terhadap peremajaan ini terbilang sangat tinggi. Pada hari pertama pengoperasian kereta premium, Sabtu (4/7/2026), sebanyak 596 pelanggan berangkat dari Stasiun Kertapati.
Sementara itu, total pelanggan dalam satu perjalanan relasi Kertapati–Tanjungkarang mencapai 1.096 orang.
Angka ini melampaui kapasitas total kursi karena KA Rajabasa melayani perjalanan parsial, di mana penumpang naik dan turun di stasiun-stasiun antara secara bergantian.
Secara kumulatif sepanjang Semester I Tahun 2026, KA Rajabasa telah melayani 154.483 pelanggan.
Angka tersebut melonjak sekitar 35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 114.320 pelanggan.
Lonjakan penumpang ini juga diakomodasi oleh penambahan jumlah rangkaian kereta dari semula lima unit menjadi delapan unit.
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com