TRIBUNNEWS.COM - Erling Haaland mengaku tidak pernah membayangkan bisa membawa Norwegia menghadapi Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 meski kini berada di ambang laga terbesar dalam karier internasionalnya, Minggu (5/7/2026).
Penyerang Manchester City itu memilih merendahkan ekspektasi menjelang duel melawan tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia tersebut meski Norwegia tengah menjadi salah satu kuda hitam turnamen.
Pertemuan Norwegia melawan Brasil akan berlangsung di New Jersey Stadium, Amerika Serikat, dengan tiket perempat final menjadi taruhannya.
Bagi Norwegia, laga ini menjadi kesempatan untuk terus mencatat sejarah setelah mampu menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun.
Potensi kejutan dari Norwegia sebelumnya juga sempat dibahas dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo bertajuk Plot Twist 16 Besar Piala Dunia 2026, Adakah Kejutan Lagi?.
"Mereka benar-benar diberkahi dengan generasi emasnya di Piala Dunia 2026 kali ini, yang utama di lini serang ada Erling Haaland yang jadi bintang utama mereka," ujar jurnalis BolaSport.com, Raka Kisdiyatama.
"Salah satu kunci mengejutkan Brasil adalah bagaimana serangan balik mereka berjalan atau set-piece-nya," kata Raka menambahkan.
Kini, semua mata tertuju kepada Haaland untuk membuktikan apakah generasi emas Norwegia benar-benar mampu menghadirkan kejutan berikutnya di panggung sepak bola dunia.
Norwegia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status bukan unggulan, tetapi perlahan berhasil mencuri perhatian lewat performa konsisten sejak babak kualifikasi hingga putaran final.
Dipimpin Haaland, Norwegia lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1998 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama hampir tiga dekade.
Pada fase grup, Norwegia mengoleksi dua kemenangan dan satu kekalahan untuk melaju sebagai runner-up grup, sementara satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat menghadapi Prancis ketika Haaland diistirahatkan.
Baca juga: Viking Andalan Norwegia Bernama Erling Haaland, Buasnya Naluri Gol Diimbangi Tas Mewah Bergengsi
Langkah mereka berlanjut ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Pantai Gading lewat kemenangan dramatis yang ditentukan gol Haaland pada menit-menit akhir pertandingan.
Menjelang menghadapi Brasil, Haaland justru menunjukkan sikap rendah hati dengan mengaku tidak pernah membayangkan bisa berada pada momen tersebut.
"Sangat kecil kemungkinannya. Saya benar-benar tidak percaya kami bisa bermain melawan Brasil. Rasanya seperti lelucon dan sungguh sulit dipercaya," ujar Haaland mengutip Footballist Korea via Naver Sports.
Meski demikian, penyerang berusia 26 tahun itu mengaku sangat antusias karena pertandingan tersebut menjadi awal perjalanan baru yang ingin dinikmatinya bersama tim nasional Norwegia.
Di balik sikap rendah hati Haaland, pelatih Norwegia Stale Solbakken tetap memancarkan optimisme menghadapi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 tersebut.
Solbakken menegaskan timnya tidak boleh terbebani oleh nama besar Brasil dan harus tetap memainkan sepak bola seperti yang selama ini membawa Norwegia melangkah sejauh ini.
Ia mengaku telah menemukan pola permainan yang dinilai mampu mengeluarkan kemampuan terbaik Haaland sebagai mesin gol tim.
"Kami percaya sudah menemukan cara untuk mendukung Haaland dengan baik dan memberikan umpan yang tepat kepadanya," kata Solbakken mengutip sumber yang sama.
Menurutnya, Brasil memang memiliki sejarah besar di Piala Dunia, tetapi kekuatan mereka saat ini tidak lagi sedominan pada masa lalu sehingga Norwegia tetap memiliki peluang menciptakan kejutan.
Solbakken juga menilai timnya sedang berada dalam momentum positif dengan rasa percaya diri tinggi serta kualitas penguasaan bola yang terus berkembang sepanjang turnamen.
Meski enggan menyebut persentase peluang kemenangan, ia menegaskan Norwegia hanya bisa mengalahkan Brasil apabila seluruh pemain mampu menampilkan performa terbaik sejak menit pertama.
Dengan modal kepercayaan diri, strategi yang disiapkan pelatih, serta ketajaman Haaland di lini depan, Norwegia kini berharap dapat memperpanjang kisah mengejutkan mereka di Piala Dunia 2026 sekaligus mengguncang salah satu raksasa sepak bola dunia.
(Tribunnews.com/Niken)