Kesaksian Sopir Ambulans soal Mayat Bayi Dalam Selokan di Solo, Berawal dari Aroma Tak Sedap
Khistian Tauqid July 05, 2026 02:42 PM

TRIBUNBATAM.id - Warga Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat bayi di dalam selokan depan rumah warga pada Sabtu (4/7/2026). 

Jasad bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong kresek hitam setelah warga sekitar mencium aroma tidak sedap yang menyengat.

Sopir Ambulans Muslimun Rayhan Adyatma, Muslimun, menjelaskan bahwa penemuan jasad bayi ini bermula dari kecurigaan warga yang mencari sumber bau menyengat di sekitar lokasi.

"Indikasinya baru lahir, saya ketemu masih kecil banget. Ada bau menyengat dicari terus ketemu. Depan rumah warga itu ada kayak jalan masuk, kan bawahnya itu ada selokan, di bawahnya situ saluran air," ungkapnya.

Kronologi Evakuasi Jasad Bayi di Kerten

Pihak relawan dan medis bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. 

Muslimun menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai penemuan jenazah bayi tersebut sekitar pukul 16.26 WIB.

Menindaklanjuti laporan warga, tim Ambulans Muslimun Rayhan Adyatma langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.40 WIB. Saat itu, pihak berwajib sudah berada di TKP.

"Ambulans itu ada laporan bahwa ada penemuan jenazah bayi di selokan di daerah Kerten. Kemudian sudah ada dari tim Inafis dan juga Polsek, kemudian dari ambulans baru merapat ke lokasi," terangnya.

Baca juga: Chat Terakhir ART sebelum Tewas di Rumah Majikan di Surabaya, Bukan Karena Kekerasan

Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi

Setibanya di lokasi, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polresta Surakarta langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengumpulkan bukti-bukti petunjuk.

Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah bayi tersebut dievakuasi sekitar pukul 17.10 WIB. 

Jasad korban kemudian dibawa ke Instalasi Forensik RSUD Dr. Moewardi Surakarta menggunakan Ambulans Muslimun Rayhan Adyatma untuk keperluan autopsi.

"Yang evakuasi dari pihak kepolisian, relawan dan juga ambulans, tapi membawa ke forensik pakai Ambulans Muslimun," jelasnya.

Hingga saat ini, kasus penemuan mayat bayi di Kerten ini masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. 

Petugas tengah mengumpulkan keterangan saksi demi mengungkap penyebab pasti kematian korban sekaligus memburu pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.