Fantastic Four MotoGP versi Marc Marquez: Valentino Rossi Cerdas dan Istimewa
Bobby Wiratama July 05, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Marc Marquez tak ragu melontarkan pujian saat diminta berbicara soal "Fantastic Four MotoGP" yang lebih dulu menghiasi era kejayaan kelas premier.

Sebelum kedatangan Marquez pada musim 2013, MotoGP pernah dikuasai oleh kuartet pembalap elite yang dikenal sebagai "Fantastic Four", bahkan dijuluki para Alien. 

Mereka adalah Valentino Rossi, Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Jorge Lorenzo.

Marquez, yang kemudian mendapat julukan The Baby Alien, sempat merasakan persaingan langsung dengan tiga nama di antaranya, yakni Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa.

MARC MARQUEZ DI MOTOGP 2026 - Perkenalan Marc Marquez sebagai salah satu penghuni line-up Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2026 yang berlangsung di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat.
MARC MARQUEZ DI MOTOGP 2026 - Perkenalan Marc Marquez sebagai salah satu penghuni line-up Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2026 yang berlangsung di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat. (Laman Resmi MotoGP)

Dalam ajang World Ducati Week 2026 di Sirkuit Misano, Italia, akhir pekan ini, Marquez mengungkap kualitas spesial yang dimiliki masing-masing legenda tersebut.

"Konsistensinya sangat mengesankan," kata Marquez saat memulai pembahasan tentang Lorenzo, dikutip dari laman Motosan.

"Dia (Lorenzo-red) datang ke sirkuit dan mampu melaju sepanjang balapan dengan selisih waktu yang selalu di bawah 0,2 detik," ujarnya mengenai mantan rekan setimnya di Repsol Honda pada 2019.

Marquez kemudian beralih membahas Dani Pedrosa, sosok yang juga pernah menjadi tandemnya di Repsol Honda selama periode 2013-2018.

Menurut Marquez, Pedrosa adalah definisi nyata dari bakat alami.

"Bagi saya, dia (Pedrosa-red) adalah bakat murni," ujar MM93.

"Mengendarai motor MotoGP dengan fisik dan berat badannya adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh seseorang dengan bakat luar biasa," sambung pembalap MotoGP berusia 33 tahun.

"Dia pantas memenangkan Kejuaraan Dunia," tambahnya mengenai pembalap mungil berjuluk The Little Spaniard tersebut.

Baca juga: Marc Marquez Tak Kejar Rekor Rossi dan Agostini, Pilih Nikmati Sisa Karier di MotoGP

Meski begitu, Pedrosa memang belum pernah merasakan gelar juara MotoGP. Juara dunia tiga kali di kelas junior itu hanya mampu finis sebagai runner-up MotoGP sebanyak tiga kali, yakni pada 2007, 2010, dan 2012.

Marquez lalu menyoroti Casey Stoner, pembalap yang kerap dibandingkan dengannya jika berbicara soal talenta alami.

"Dapat mencetak rekor sirkuit dalam tiga lap adalah hal yang sangat sulit. Kecepatan eksplosif itulah kekuatan terbesarnya," kata Marquez.

Opini Marquez Tentang Rossi

Terakhir, Marquez memberikan pandangannya tentang Valentino Rossi.

Komentarnya mengenai The Doctor selalu menarik perhatian, mengingat hubungan keduanya yang semula baik berubah drastis setelah insiden Sepang Clash 2015.

Namun, Marquez tetap mengakui keistimewaan Rossi sebagai pembalap yang tidak selalu harus menjadi yang tercepat untuk bisa meraih kemenangan.

"Sering kali ia tampak seolah-olah tidak benar-benar hadir selama akhir pekan, tetapi begitu hari Minggu tiba, ia mengelola balapan dengan cara yang tak tertandingi," kata Marquez.

"Dia mampu menang tanpa harus menjadi yang tercepat, atau jika ia memang yang tercepat, dia tahu cara mengelola situasi dengan sempurna," ujarnya.

Ketika ditanya soal kualitas terbesar dalam dirinya hingga mampu mengoleksi sembilan gelar juara dunia, Marquez memberikan jawaban singkat namun tegas.

"Karakter saya. Saya selalu memiliki karakter saya sendiri, ide-ide saya sendiri, dan saya tetap berpegang pada keduanya hingga akhir," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.