Viral Pemotor Arogan Lewat Trotoar di Depok, Ngaku Prajurit TNI, Akhirnya Pekerjaan Asli Terungkap
Bobby Wiratama July 05, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi pengendara sepeda motor yang nekat melintas di trotoar hingga mengganggu hak pejalan kaki masih menjadi persoalan di berbagai daerah di Indonesia.

Padahal, hak pejalan kaki telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Pada Pasal 131 ayat (1) dan (2) disebutkan bahwa pejalan kaki berhak memperoleh fasilitas pendukung yang aman serta wajib menggunakan trotoar atau bagian jalan paling tepi saat berjalan.

Meski aturan sudah jelas, pelanggaran masih kerap terjadi. 

Aksi pengendara motor yang menerobos trotoar bahkan sering terekam kamera dan viral di media sosial.

Terbaru, peristiwa serupa terjadi di trotoar Jalan Kartini, Depok, Jawa Barat.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh warganet bernama @cnovianingtyas, pada Jumat (3/7/2026).

Dihubungi Tribunnews.com dari kantor redaksi, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Novi menceritakan kronologi kejadian.

Semua bermula saat ia hendak dari Stasiun Depok ke arah Jalan Pemuda.

Dari arah berlawanan datang seorang pemotor yang nekat naik ke trotoar.

Baca juga: Viral Punya Kerangkeng Manusia, Tiorita Surbakti Bakal Jadi PJ Bupati Langkat?  

"Motor itu melaju dan berhenti tepat di depan saya, lalu saya hadang dan tegur," kata Novi, Minggu (5/7/2026).

Novi melanjutkan, ia kemudian memberi tahu trotoar hanya digunakan untuk pejalan kaki, bukan pengendara motor.

Akan tetapi, pemotor tersebut berdalih dia hanya mengikuti orang-orang yang juga melintas di atas trotoar.

Diduga ingin mengintimidasi Novi, pria berbatik hijau itu mengaku dirinya sebagai anggota TNI.

"Saya ini anggota," katanya dalam video.

"Saya tidak peduli (anda) anggota atau bukan. Saya mau ke gereja. Jangan bikin saya emosi," timpal Novi dengan tegas.

Sembari turut dari motor, lagi-lagi pria tersebut mengaku sebagai anggota TNI.

"Saya ini tentara Mbak," katanya.

"Saya tidak peduli dengan jabatan Bapak," kata Novi dengan berani.

Baca juga: Harta Om Zein, Bupati Purwakarta Viral soal Lagu Lalaki Langit: Punya Mobil Mewah, Capai Rp64 Miliar

Di akhir video, Novi memilih meninggalkan lokasi karena tidak mau berdebat lebih lanjut dengan pria tersebut.

Hingga hari ini, video tersebut ditonton lebih dari 685 ribu kali.

Belasan ribu warganet ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.

Termasuk mengecam aksi pria tersebut yang tetap ngotot padahal melanggar aturan.

Ada juga memuji keberanian Novi karena telah memberikan teguran dan mengingatkan pentingnya menghargai pejalan kaki.

Bukan Anggota TNI

lihat foto
PEMOTOR AROGAN - Seorang pengendara mengaku prajurit TNI marah saat ditegur melintas di trotoar di Depok, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026). Belakangan diketahui pria tersebut merupakan karyawan marketing.

Tidak lama setelah videonya viral, pria yang belakangan diketahui bernama Syaiful Anwar kembali muncul.

Lewat video klarifikasi bersama anggota TNI, ia mengaku bukanlah tentara.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing," katanya di pembukaan video.

Baca juga: Viral Sepasang Kekasih Panjat Menara Gedung Empire State Setinggi 443 Meter, Kini Ditahan Polisi

Ia dalam kesempatannya dengan tegas mengakui bukanlah anggota TNI dari satuan manapun.

Syaiful kemudian meminta maaf karena telah membawa-bawa nama institusi TNI.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh anggota TNI di seluruh Indonesia karena telah mencemarkan nama baik Institusi TNI."

"Dan saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar, melawan arah dengan menggunakan motor," tutupnya.

Respons Kapuspen TNI

Sementara itu, Novi mengaku telah melihat video klarifikasi Syaiful.

Ia mengaku kaget karena yang bersangkutan berani-beraninya mencatut nama TNI.

"Aku sudah lihat video klasifikasinya. Sedikit kaget, karena apa yang disampaikan beliau berbanding terbalik dengan kenyataannya terkait jabatan."

"Karena beliau menyebutkan instansi besar di Indonesia."

"Terlepas dari apapun jabatan beliau, setidaknya beliau sadar beliau salah dan mau meminta maaf," katanya kepada Tribunnews.com.

Baca juga: Kisah Danil, Penjual Cilok Viral Berumah Megah di Bondowoso, Tetap Jualan Pakai Motor demi Keinginan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas juga telah memberikan responsnya.

Ia meminta pria dalam video ditindak oleh pihak berwenang.

"Kami harapkan penegak hukum menegakkan aturan dan sanksi bagi pelanggar," katanya, dikutip dari Kompas.com.

(Tribunnews.com/Endra)(Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.