DPRD Kayong Utara Akan Panggil PLN Terkait Pemadaman Listrik Berkepanjangan
Rivaldi Ade Musliadi July 05, 2026 05:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kayong Utara dalam beberapa hari terakhir terus menuai sorotan. 

Durasi pemadaman yang berlangsung selama berjam-jam dinilai telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari terganggunya komunikasi, aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga munculnya kekhawatiran atas kerusakan peralatan elektronik milik warga. 

Kondisi tersebut mendorong DPRD Kabupaten Kayong Utara untuk mengambil langkah dengan meminta penjelasan resmi dari pihak PT PLN (Persero).

Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Syaiful Hartadin, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami masyarakat. 

Menurutnya, pemadaman listrik yang berlangsung dalam waktu cukup lama telah memunculkan banyak keluhan dari warga yang merasa aktivitas sehari-harinya terganggu.

Ia mengatakan, sejak pemadaman terjadi dirinya menerima banyak laporan dan pertanyaan dari masyarakat yang ingin mengetahui penyebab gangguan listrik tersebut. 

• Pemadaman Listrik, RSUD Agoesdjam Borong Belasan Drum Solar dan 10 Tangki Air Demi Nyawa Pasien!

Namun hingga kini, warga masih belum memperoleh informasi yang jelas mengenai alasan pemadaman maupun kapan kondisi kelistrikan akan kembali normal.

"Sebagai anggota DPRD tentu kami sangat menyayangkan kondisi ini. Durasi pemadaman yang berlangsung hingga beberapa jam sangat mengganggu aktivitas masyarakat. 

Banyak warga menghubungi saya untuk mempertanyakan penyebab pemadaman listrik yang terus terjadi," ujar Syaiful, Minggu, 5 Juli 2026.

Syaiful menjelaskan, dampak paling terasa dialami masyarakat yang berada di Kecamatan Seponti. 

Menurutnya, setiap kali listrik padam dalam waktu lama, jaringan telekomunikasi juga ikut terganggu sehingga warga kesulitan melakukan komunikasi dengan keluarga maupun kerabat di daerah lain.

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan masyarakat dalam berkomunikasi, tetapi juga menghambat berbagai aktivitas yang bergantung pada jaringan internet dan layanan digital.

Selain mengganggu komunikasi, pemadaman listrik berkepanjangan juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. 

Sejumlah pelaku usaha mengalami kesulitan menjalankan kegiatan usahanya karena pasokan listrik yang tidak stabil. Di sisi lain, warga juga mengaku khawatir terhadap kondisi peralatan elektronik mereka.

• Profil Biodata Siapakah Nita Violina Marwah, Pebulu Tangkis Asal Majalengka Kelahiran 25 Maret 2001

Syaiful mengungkapkan, dirinya menerima berbagai laporan dari masyarakat mengenai adanya peralatan elektronik yang mengalami kerusakan akibat listrik yang padam dan menyala secara berulang.

Menurutnya, pelayanan publik di sejumlah instansi juga ikut terdampak karena operasional berbagai layanan bergantung pada pasokan listrik yang memadai.

Lebih lanjut, Syaiful menilai masyarakat seharusnya memperoleh informasi yang transparan dari pihak PLN mengenai penyebab gangguan maupun estimasi waktu penyelesaiannya.

Dengan adanya penjelasan yang jelas, masyarakat dapat mengantisipasi dampak pemadaman terhadap aktivitas sehari-hari.

Ia menegaskan, hingga saat ini informasi yang diterima masyarakat masih sangat terbatas sehingga memunculkan berbagai pertanyaan dan keresahan di tengah warga.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kabupaten Kayong Utara berencana mengusulkan kepada pimpinan DPRD agar memanggil pihak Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sukadana.

Pemanggilan tersebut bertujuan untuk meminta penjelasan resmi mengenai penyebab pemadaman listrik yang terjadi serta langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk memulihkan pasokan listrik.

"Kami akan mengusulkan kepada pimpinan DPRD agar memanggil ULP PLN Sukadana untuk memberikan penjelasan secara resmi kepada DPRD. Dengan demikian, informasi yang kami peroleh nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi," tegas Syaiful.  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.