Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Di penghujung kegiatan Nusra Youth Day (NYD) III di Keuskupan Maumere, Orang Muda Katolik (OMK) Emaus Nita berbincang hangat bersama Ketua Komisi Kepemudaan Regio Bali Nusa Tenggara, RD. Longginus Bone.
Perbincangan ini berlangsung hangat dibawah payungan pohon ketapang kencana, Romo Dus, nama sapaan RD. Longginus Bone bersama beberapa anggota OMK duduk di atas bangku kayu yang sederhana.
Tampak Romo Kris Lodo dan Romo Matius Jado pun ikut bergabung di dalam perjumpaan persaudaraan tersebut.
Hal itu terjadi di pelataran Pastoran Paroki St. Mikhael Malaikat Agung, Nita, Sabtu (4/7/2026) sore sembari menikmati kopi dan hidangan ala kadarnya.
Baca juga: Penutupan NYD III, Mgr. Maksimus Regus Tekankan Krisis Identitas Bagi Orang Muda
Kepada TribunFlores.com, Minggu (5/7/2026), Ketua OMK Emaus, Nita, Edmundus Anu atau yang akrab diaapa Edmon, membeberkan beberapa yang dibincangkan bersama Romo Dus Bone.
"Romo Dus Bone memberikan ucapan terimakasih yang luar biasa kepada Pastor Paroki dan segenap umat Paroki Nita yang bersedia menjadi Tuan Rumah NYD III," ujar Edmon.
Dikatakan Edmon, Ketua Komkep Regio Nusra tersebut juga memberikan apresiasi luar biasa bagi OMK Emaus Nita sebagai Panitia lokal penyelenggara Penerimaan Peserta NYD dari 9 Keuskupan Regio Bali Nusra.
"Pesan Romo Dus bagi OMK Emaus Nita agar tetap teguh, solid dalam kebersamaan dan doa, untuk mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi di waktu yang akan datang," kata Edmon.
Dirinya menuturkam sebanyak 837 peserta NYD III yang live in di rumah umat yang tersebar di 17 lingkungan di Paroki St. Mikhael Malaikat Agung, Nita.
RD. Dus Bone dalam wawancara bersama TribunFlores.com, mengaku takjub pada kemeriahan penyambutan kedatanhan rombongan peserta NYD di Paroki St. Mikhael Malaikat Agung, Nita.
"Perjalanan dari Kupang ke Larantuka itu cukup melelahkan, tetapi ketika berjumpa dengan umat Maumere yag menyambut dengan suka cita, seolah-olah semua itu hilang dang sangat menyenangkan," ujar Pastor Paroki Gereja St. Fransiskus Asisi BTN Kolhua Kupang tersebut.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (1/7/2026) siang, tarian Hegong kreasi sangat meriah di Paroki St. Mikhael Malaikat Agung, Nita Keuskupan Maumere berhasil menghipnotis mata peserta Nusra Youth Day (NYD) III.
Tarian ini diperagakan 100 remaja cilik di halaman paroki Nita. Tarian yang diiringi lantunan musik Gong Waning yang bergema. Tarian kreasi ini membentuk koreaografi dengan formasi bertuliskan NYD 3.
Huruf N dibentuk para penari berbaju biru muda, huruf Y penari berbaju merah muda yang cerah, huruf D dibentuk penari berbaju biru muda, dan untuk angka 3 diformasikan penari berbaju merah muda mencolok atau yang lebih terang.
Dengan balutan pakaian adat yang menarik, para penari melenggak-lenggok demgan penuh bahagia. Hal itu dibuktikan, ketika senyum para penari tidak pernah luntur.
Umat dan semua orang yang berdiri di Jalan Hepang - Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka terpukau menyaksikan penampilan hegong kreasi tersebut.
Pantauan POS-KUPANG.COM rombongan yang pertama tiba yaitu peserta Orang Muda Katolik (OMK ) Keuskupan Labuam Bajo, pada pukul 14.22 Wita. Sesaat kemudian disusul rombongan OMK Keuskupan Denpasar, Bali.
Kedua rombongan diterima dengan sapaan adat dan huler wair yang mampu membuat peserta yang datang terkesima. Syair-syair daerah nan magis begitu nyaring dilantunkan oleh seorang pria yang saat itu mengenakan pakaian adat Sikka.
Ketua OMK Labuan Bajo, Maria Dolorosa Gardena Mamus atau yang akrab disapa Mey mengaku tersentuh dengan adat.
Ia menuturkan pakaian adat masing-masing penari sangat cantik, begitu pula dengan penarinya.
"Saya rasa sangat senang, sangat bersyukur," ucap Mey.
Mey turut mengajak orang muda dari agama katolik yang belum melibatkan diri di OMK, agar bisa bergabung. Menurutnya salah satu kegunaan mengikuti OMK adalah bisa mengenal banyak orang untuk membangun relasi yang positif.
"Contohnya sekarang kami mengikuti kegiatan Nusra Youth Day yang ke tiga di Maumere, kami mengenal banyak orang Maumere maupun dari keuskupan lainnya," ujarnya.
Dirinya berharap, seusai kegiatan NYD III ini, peserta pulang dengan membawa sebuah hal baik bago Keuskupan maupun paroki masing-masing.
Kegiatan NYD III di Keuskupan Maumere akan berlangsung dari 2 Juli sampai 5 Juli 2026. Tempat live in bagi peserta NYD III yaitu di Paroki St. Mikhael Nita. (moa)