TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Puncak Festival Iraw Tengkayu XV di Pantai Amal Tarakan Kalimantan Utara, Minggu (5/7/2026) berlangsung meriah. Ribuan masyarakat menyaksikan langsung penurunan Padaw Tuju Dulung ke laut.
Padaw Tuju Dulung merupakan sebuah perahu tradisional khas Suku Tidung yang memiliki tujuh haluan. Di dalam perahu yang dilarung ke laut terdapat sesajen, sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.
Festival Iraw Tengkayu XV diramaikan pula dengan tarian kolosal jepen yang dibawakan 150 penari yang berasal dari para pejalar SMP dan SMA di Tarakan. Tentunya penampilan para penari menambah kemeriahan acara ini,
Wali Kota Tarakan dr H Kharil M Kes yang hadir mengenakan baju Suku Tidung warna kuning dan hitam mengucapkan rasa syukur, akhirnya rangkaian kegiatan Festival Iraw Tengkayu XV berjalan lancar dengan persiapan yang telah dilakukan panitia.
Baca juga: Wali Kota dan Wawali Tarakan Buka Pawai Budaya di Festival Iraw Tengkayu, Diramaikan 4.419 Peserta
“Alhamdulillah rangkaian dari Festival iraw Tengkayu XV hingga selesai berjalan lancar. Dengan persiapan kalau tidak salah sejak tiga bulan lalu mulai dari para penari hingga panggung acara puncaknya,” ujarnya.
Menurut orang nomor satu di Tarakan, pihaknya bersyukur di tengah efisiensi anggaran dapat menyelenggarakan Festival Iraw Tengkayu XV. Oleh karena itu, ada beberapa yang terpaksa dikurangi. Misalnya jumlah tamu undangan.
“Di tengah efisiensi anggran kita bisa laksanakan, walaupun ada beberapa jumlah tamu undangan dikurang. Walaupun ada dikurangi, saya melihat cukup meriah juga acara ini, apalagi melihat antusias masyarakat yang dating ke Pantai Amal,” ungkapnya.
Di sela-sela kegiatan ini, Pemkot Tarakan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata masuk daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan program dari Kementerian Pariwisata.
Penghargaan ini diberikan Asisten Deputi Startegi Event Kementerian Pariwisata Wisnu langsung kepada Wali Kota Tarakan Khairul yan disaksikan para tamu undangan, masyarakat Tarakan dan wisatawan mancanegara dan lokal.
Diakui Khairul, Pemkot Tarakan telah lima kali berturut-turut masuk daftar 125 KEN dari Kementerian Pariwisata yang merupakan agenda pariwisata nasional.
“Jadi Festival Iraw Tengkayu ini disematkan di pariwisata nasional dan seluruh dunia. Sehingga kegiatan ini harus dilakukan tiap tahun. Dulunya kita dua tahun sekali adakannya. Tapi sudah masuk KEN, harus tiap tahun kita adakan Festival Iraw Tengkayu,” ucapnya.
Puncak Iraw Tengkayu dihadiri para tamu undangan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kejahtreaan Rakyat Pemprov Kaltara Sanusi, Bupati Malinau Wempi, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, anggota DPRD Tarakan, Forkompimda Tarakan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tarakan dan lainnya.
(*)