Kekurangan Anggaran dan Penghargaan Picu Atlet Selam Tasikmalaya Pindah ke Daerah Lain
ferri amiril July 05, 2026 08:19 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Tasikmalaya tengah dibuat bingung, karena ditinggal beberapa atlet Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Dari total 12 atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen daerah, kini hanya tersisa empat atlet yang dipastikan menjalani pembinaan intensif untuk menghadapi ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi.

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Tasikmalaya, Hally Kemal Pasya membenarkan, sejumlah atlet berkurang dari total keseluruhan yang akan disiapkan di Porprov Jabar 2026.

Adapun kekurangan sejumlah atlet bukan disebabkan menurunnya kualitas pembinaan, melainkan berbagai faktor di luar aspek teknis, mulai dari perpindahan domisili atlet hingga kendala administrasi dan efisiensi anggaran.

"Awalnya kami menyiapkan 12 atlet, terdiri atas empat atlet putra dan delapan atlet putri. Namun sekarang yang benar-benar menjalani persiapan menuju Porprov tinggal empat atlet, yakni dua putra dan dua putri," ungkapnya dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu (5/7/2026).

Baca juga: IDI Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Dugaan Malapraktik Khitan yang Dialami Anak Asal Rajapolah

Hally menjelaskan, tiga atlet potensial memutuskan pindah memperkuat daerah lain, yakni Kota Bekasi dan Jawa Timur. 

Bahkan, ketiganya merupakan atlet berprestasi yang memiliki rekam jejak membanggakan, bahkan berhasil meraih medali emas pada Porprov Jawa Timur serta menorehkan prestasi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

"Ini menjadi kehilangan besar bagi Kabupaten Tasikmalaya, karena satu alasan yang mendorong atlet memilih daerah lain adalah perhatian atau penghargaan terhadap atlet yang dinilai kurang optimal," jelasnya.

Selain itu, dua atlet spesialis nomor laut yang sebelumnya diproyeksikan memperkuat Kabupaten Tasikmalaya juga gagal melanjutkan proses menuju Porprov. 

Keduanya merupakan anggota TNI Angkatan Laut sehingga tidak dapat mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Porprov karena mendapat penugasan negara.

"Mereka tidak bisa mengikuti Babak Kualifikasi karena saat itu sedang mendapat tugas kemanusiaan ke wilayah Aceh dan Sumatera Utara," pungkasnya. 

Meskipun begitu, pihaknya tetap fokus pada empat atlet yang bakal mengikuti pembinaan secara penuh untuk disiapkan di Porprov Jabar 2026.

"Secara administrasi ada tujuh atlet yang lolos. Tetapi berdasarkan hasil evaluasi bersama tim pelatih dan KONI, kami memfokuskan pembinaan kepada empat atlet yang dinilai paling siap untuk bersaing di Porprov 2026," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.