TRIBUNMANADO.CO.ID - MANADO - Film layar lebar Free Wifi siap menyapa penonton mulai 23 Juli 2026.
Film bergenre drama keluarga yang dibalut komedi ini menjadi kebanggaan Sulawesi Utara karena melibatkan sutradara, kru, hingga para komedian lokal dalam satu produksi.
Hal itu disampaikan Produser Lucia Goni bersama dua pemeran film, Om Kale dan Amoy, saat menjadi Narasumber di Podcast Tribun Manado di Kantor Tribun Manado, Jalan A.A. Maramis, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sabtu (4/7/2026).
Lucia Goni mengatakan, film Free Wifi dibuat sebagai upaya mengangkat potensi daerah sekaligus memperkenalkan Kota Manado dan Sulawesi Utara melalui industri perfilman nasional.
"Pertama-tama kita membuat Free Wifi ini karena mau mengangkat Kota Manado, Sulawesi Utara. Sutradaranya orang Manado, kru serta pemain-pemainnya juga orang Manado," ujarnya.
Menurut Lucia, film ini juga menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya berhasil mengumpulkan banyak pelawak Sulawesi Utara dalam satu film layar lebar.
"Sepertinya belum pernah ada yang mengumpulkan semua pelawak Sulawesi Utara dalam satu film, baru kali ini. Kita ingin mengapresiasi dan memotivasi pelawak muda agar mereka tahu bahwa berkarya di dunia film itu bisa menghasilkan," katanya.
Film Free Wifi mengangkat kisah Davi, seorang pengemudi ojek online yang dihadapkan dengan berbagai persoalan akibat ketergantungan terhadap internet dan telepon pintar.
Meski dibalut humor khas komedian Sulawesi Utara, film ini juga menyampaikan pesan agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial serta menyoroti tantangan kehidupan dan pendidikan di era digital.
Pemeran Om Kale mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat terlibat dalam produksi film dibandingkan tampil di panggung hiburan.
"Memang beda antara syuting film dan live show. Di film, kita harus melatih kesabaran dalam berproduksi dan tanggung jawab untuk menyelesaikan karakter sampai akhir. Saya sangat bersyukur bisa terlibat dalam proyek ini," ujarnya.
Sementara itu, Amoy mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para komedian Sulawesi Utara untuk berkarya bersama di layar lebar.
"Sebagai sesama pelawak, saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada Ibu Lucia karena sudah mengumpulkan kami.
Di film ini saya berperan sebagai detektif bersama Mongol.
Syutingnya sangat natural karena sutradara memberikan kebebasan bagi kami untuk berimprovisasi," katanya.
Lucia menambahkan, proses produksi film sebenarnya telah dimulai sebelum pandemi Covid-19.
Namun penayangannya sempat tertunda akibat penutupan bioskop di seluruh Indonesia.
Kini, Free Wifi dipastikan siap menghibur masyarakat dan dijadwalkan tayang mulai 23 Juli 2026 di sejumlah bioskop, termasuk Manado Town Square (Mantos 1), serta beberapa kota di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Pet)
Baca juga: Film Free Wifi Siap Tayang Perdana 23 Juli 2026, Libatkan Aktor dan Pelawak Sulut